Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Kuliah Sekolah Pemikiran Islam Bahas Sejarah Syi’ah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 November 2014 20:56 8:56 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 November 2014 20:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekolah Pemikiran Islam (SPI) #IndonesiaTanpaJIL kembali digelar pada hari Kamis, 6 November 2014, di Aula INSISTS, Kalibata membahas tentang “Sejarah Syi’ah”.

Acara menghadirkan peneliti INSISTS Asep Sobari, Lc sebagai narasumber. Asep yang juga dikenal sebagai narasumber untuk Sirah Club Indonesia (SCI) yang digelar secara rutin pada setiap Rabu malam di tempat yang sama, membahas sejarah Syiah.

“Dari segi bahasa, ‘Syi’ah’ berarti pendukung atau pengikut. Di awal masa fitnah sahabat, kata ‘syi’ah’ digunakan dalam pengertian ini, sehingga ketika itu dikenal istilah ‘Syi’ah Ali’ dan ‘Syi’ah Mu’awiyah’,” papar Asep Sobari.

Asep juga menambahkan bahwa dalam terminologi aslinya, kata “syi’ah” tidak identik dengan pendukung Ali ra.

Syi’ah menjadi identik sebagai pendukung Ali ra sebagaimana Syi’ah di jaman sekarang ini karena terjadinya perubahan secara bertahap.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Menurut Dr. Nashir al-Qafari, tidak dapat dipastikan betul kapan terjadinya perubahan terminologi ini. Kemungkinannya pasca pembunuhan Husain bin Ali ra, berdasarkan pernyataan al-Mas’udi,” ujarnya.

Namun sekarang ini, Syi’ah meyakini bahwa para sahabat seperti Abu Bakar ra, Umar bin Khaththab ra dan Utsman bin Affan ra termasuk musuh Ali ra. Akan tetapi Syarik bin Abdullah al-Qadhi juga dikenal sebagai ‘Syi’ah Ali ra’, beliau justru memuliakan Abu Bakar ra dan Umar ra.

“Semua Syi’ah Ali ra (sejati) berkeyakinan seperti itu. Karena kami mendengar Ali pernah berkata, ‘Abu Bakar dan Umar adalah orang terbaik setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam.’ Lalu bagaimana mungkin kami tidak mengutamakan mereka?” ujar Asep Sobari mengutip kata-kata Syarik.

Adanya hal ini menunjukkan bahwa ajaran Syi’ah yang sekarang adalah hasil dari perubahan bertahap yang telah terjadi ratusan tahun lamanya.

Di akhir diskusi, Asep mengingatkan seluruh peserta SPI untuk memperkuat akidah.

“Jangan asal menghakimi Syi’ah, namun kita sendiri lemah akidah. Yang membuat Syi’ah mudah merekrut pengikut baru adalah karena keislaman masyarakat Muslim di Indonesia itu lemah. Maka, perkuatlah keislaman kita,” ujarnya.*/Ajeng Wismiranti

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JILsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Turki: Kedudukan MAsjidil Aqsha dan Ka’bah Sama
Tulisan selanjutnya Gangguan Jaringan Mulut Tunjukkan Kondisi Kesehatan Seseorang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?