Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Puluhan Wanita India Tewas dan Kritis akibat Sterilisasi Massal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2014 09:17 9:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2014 09:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sedikitnya delapan orang wanita India telah meninggal dunia dan puluhan lainnya dalam kondisi kritis setelah menjalani operasi sterilisasi agar tidak lagi dapat memiliki anak.

Sebanyak 84 wanita, sebagian besar warga desa yang miskin, menjalani operasi hari Sabtu (8/11/2014) di sebuah rumah sakit di luar kota Bilaspur yang terletak di negara bagian Chhattisgarh, kata pejabat distrik setempat Siddharth Komal Pardeshi.

Para wanita itu dipulangkan pada Sabtu malam setelah menjalani operasi, tetapi sebagian dari mereka kemudian dilarikan kembali dengan ambulan ke rumah-rumah sakit swasta karena kondisinya memburuk. Sampai hari Selasa, delapan orang dilaporkan telah meninggal dunia, kata Pardeshi.

“Mereka semua memiliki gejala sama,” seperti tekanan darah rendah, sakit kepala, kesulitan bernafas dan menunjukkan tanda-tanda shock kata Arvind Gupta, direktur Rumah Sakit Apollo salah satu fasilitas medis yang dirujuk para wanita malang itu.

Sonmani Borah, komisioner untuk distrik Bilaspur, di mana operasi sterilisasi kandungan wanita itu dilakukan, mengatakan bahwa 64 wanita telah dibawa ke berbagai rumah sakit sampai Senin malam lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Stasiun televisi swasta India, NDTV, melaporkan bahwa operasi sterilisasi kandungan seluruh 84 wanita itu dilakukan dalam waktu hanya 5 jam saja lansir Aljazeera.

Autopsi sedang dilakukan atas korban meninggal.

Menurut Pardeshi, pemerintah telah memberhentikan tiga dokter yang melakukan operasi sterilisasi.

Negara akan memberikan uang kompensasi sekitar USD3.300 kepada masing-masing keluarga korban.

NDTV melaporkan empat pejabat tinggi kesehatan dicopot dari jabatannya akibat tragedi itu.

Dalam banyak kasus orang-orang miskin di India diiming-imingi uang sekitar USD10 sampai USD20 agar bersedia menjalani operasi sterilisasi. Uang yang diberikan hanya satu kali bayar itu jumlahnya sama dengan uang yang biasa didapat orang miskin India sebagai upah bekerja selama seminggu.

Jutaan orang hidup melarat di India dan pemerintah berupaya mati-matian untuk mengeremlaju pertambahan penduduk, yang saat ini sudah mencapai 1,3 milyar jiwa.

Menurut data statistik PBB tahun 2006, sekitar 37 persen wanita di India menjalani operasi sterilisasi. Bandingkan dengan China yang mencapai 29 persen.

Pemerintah India mengatakan pada tahun 2011-2012 ada 4,6 juta wanita India yang telah disterilisasi kandungannya.

“Mereka (pemerintah) menarget wanita dan khususnya wanita miskin untuk mengontrol keluarga dan juga mengontrol populasi,” kata Ranjana Kumari, seorang aktivis hak-hak perempuan di New Delhi kepada Aljazeera.

“Para wanita miskin, para wanita dari desa yang mereka target. Mereka digiring seperti kawanan ternak dan dikirim untuk disterilisasi. Para wanita digiring untuk dibantai,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wakil PM Malaysia: Jangan Pinggirkan Bahasa Melayu Karena Ada Inggris
Tulisan selanjutnya Sidang Raya PGI Bahas Kemiskinan, Ketidakadilan, Radikalisme dan Hal Strategis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?