Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Kembali dengan Selamat, Abdillah Onim Berniat Dirikan Tahfidz Qur’an di Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Mei 2013 20:23 8:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2013 20:23
Bagikan
Bagikan

DI TENGAH eskalasi Gaza yang masih belum menentu akibat provokasi dan blokade Zionis-Israel, pemuda Galela Halmahera, Maluku Utara, Abdillah Onim akhirnya kembali ke Gaza. Dengan mengantongi selembar surat yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri Mesir dengan diseleksi oleh Nasional Security dan bantuan Kedutaan Besar Indonesia di Kairo Mesir, tanggal 1 April 2013 jam 4 pagi waktu Kairo, Onim bersama istrinya, Raja Al- Hirthani dengan penuh tawakal dan bermodal semangat melangkahkan kaki kembali ke tanah perjuangan itu dengan mencoba menerobos pintu perbatasan antara Gaza dan Mesir, Rafah.

Sepanjang menempuh perjalanan dari Kairo menuju perbatasan Rafah, pengawalan ketatpun dilakukan oleh pihak keamanan Mesir dan para intel.

“Sepanjang perjalanan dari Kairo ke perbatasan Gaza dan wilayah Mesir, ada 5 unit Panser yang bergantian melakukan pengawalan terhadap kami hingga sampai ke Rafah, pengawalan tersebut dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang muncul akibat kriminal yang dilakukan oleh orang yang dikenal disepanjang gurun pasir di wilayah Sinai dan wilayah terusan Suez,” aku Abdillah kepada hidayatullah.com.

Tepat pukul 14;00 waktu Mesir, Onim dan keluarga diijinkan masuk kekantor imigrasi Rafah. Alhamdulillah, proses birokrasi di imigrasi tidak memakan waktu lama. Pukul 14. 20 proses adminitasi selesai.

“Alhamdulillah pukul 14.30 waktu Gaza Palestina, saya bersama dengan anak istrinya tiba di Bumi Syam Gaza Palestina.”

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Saat kedatangan Abdillah bersama istri, Gaza dinilai tetap sama. Kekehidupan dan perekonomian warga Gaza masih tetap seperti dahulu. Gas, minyak dan BBM masih langkah.

Harga bahan makanan masih mahal. Blokade yang dilakukan oleh Zionis-Israel ke wilayah Gaza rupanya meraup keuntungan besar bagi pihak Zionis, karena hanya Israel satu-satunya produk yang bebas dengan memasok bahan dari menuju Gaza lewat pintu perbatasan antara Gaza-Israel, yakni pintu perbatasan Karem Abo Saleem.

Bahkan baru dua hari Onim berada di Gaza, sudah beberapa kali Zionis-Israel melontarkan roket ke wilayah Gaza yang menewaskan seorang warga Gaza bernama Haisyam, yang berasal dari Rafah Gaza Selatan serta melukai dua orang lainnya.

Abdillah Onim bersama istri dan anaknya (dok pribadi)

Menetap di Gaza, Buka Tahfidzul Qur’an

Keberangkatan Onim ke Gaza Palestina yang kali ini menurutnya dengan menggunakan dana pribadi dan membawa nama LSM. Menurutnya, ia hanya ingin membantu siapa saja untuk membela dan memperjuangkan Palestina.

Ia akan berada di bawah ‘NGO di bawah lindungan Allah Subhanahu Wata’ala dan hanya lillahi taala wa lil Rasul untuk memperjuangkan hak-hak warga Palestina yang diinjak-injak oleh Zionis-Israel, ‘ demikian ia mengistilahkan.

Karena itu, menurutnya, selama tinggal di Gaza, Onim akan membuka peluang dan kesempatan sebesar-besarnya tanpa batas kepada seluruh LMS atau NGO bahkan pemerintah sekalipun yang memutuhkan tenaganya untuk membantu menjalankan program atau misi mereka di Gaza Palestina dengan cuma-cuma tentu dengan ridho Allah Subhanahu Wata’ala.

Selain itu, selama tinggal di Gaza, ia akan berjuang melalui media cetak dan media elektronik dengan menyiarkan informasi terkini tentang wilayah yang dijajah Zionis tersebut. Karena itu, Onim berniat untuk tinggal dan menetap di Gaza bersama istri dan anaknya.

“Mohon doa dan dukungan , karena niat besar dan bertekad serta hanya berharap kepada Allah subhanahu Wata’ala dengan membina rumah di Gaza Palestina untuk dijadikan tempat bernaung Onim dan keluarga selama menetap di Gaza Palestina, insya Allah, “ ujarnya.

Di Gaza, Onim akan menempati lahan seluas 400 meter persegi yang pernah diberikan gratis oleh sang mertua dan hadiah dari Perdana Menteri Ismail Haniyah. Di tempat ini nanti, ia akan mendirikan pusat hafalan al-Quran.

“Semoga Allah Subhanahu Wata’ala memudahkan merealisasikan niat Onim karena nantinya sebagian rumah akan difungsikan dan dimanfaatkan sebagai markaz tafidzul Qur’an (tempat menghafal Qur’an) bagi anak fakir miskin dan yatim di Jabalia Gaza bagian utara,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, istri Obim, Raja Al- Hirthani adalah seorang hafidzah (penghafal al-Qur’an).

Kepada hidayatullah.com, Onim tak lupa mengajak umat Islam di Indonesia marilah bersama-sama ambil bagian membebaskan tanah Palestina dan mengecam tindakan Zionis-Israel yang semena-mena melakukan pelanggaran hak asasi manusia terbesar di dunia di Palestina.* /sebagaimana penuturan Abdillah Onim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mursy Rombak Kabinet, Liberal Bilang Kamuflase
Tulisan selanjutnya Jangan Tanya Saudaramu Makan atau Tidak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?