Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bawa Pistol 2 Buddhis Rakhine Ditangkap di Bangladesh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 April 2013 10:33 10:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 April 2013 10:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi dan Penjaga Perbatasan Bangladesh (BGB) hari Rabu (3/4/2013) sekitar pukul 6.30 pagi waktu setempat menangkap dua warga Buddhis etnis Rakhine yang membawa dua buah pistol di pasar ikan Ramu di Cox’s Bazar, wilayah distrik di mana terdapat banyak kamp pengungsi Muslim Burma dari etnis Rohingya.

Kabar penangkapan itu diceritakan seorang pemilik toko di pasar Ramu yang tidak ingin disebutkan namanya.

Seorang petugas polisi yang juga tidak mau disebutkan namanya mengatakan, kedua warga Buddhis Rakhine yang ditangkap itu berasal dari Arakan, Burma. Linn Khine, 20, putra U Mra Oo berasal dari desa Kathee, wilayah Akyab ibukota Arakan. Sementara U Aung Kyaw, 45, berasal dari kota Buthidaung.

“Linn Khine ditangkap oleh BGB dan U Aung Kyaw ditangkap oleh polisi, karena gerak-geriknya mencurigakan dengan mondar-mandir dari satu tempat ke tempat lain. Polisi dan BGB mendapati kedua orang asing itu membawa dua buah pistol 0,32 dengan 22 butir peluru. Senjata api dan pelurunya disimpan dalam paket-paket terpisah,” kata petugas polisi itu dikutip Kaladan Press.

Kedua warga Buddhis Rakhine tersebut mengaku baru datang dari Arakan, tetapi polisi mendapati jam tangan yang mereka pakai sudah menggunakan standar waktu wilayah Bangladesh (BST).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

U Aung Kyaw mengatakan, dia seorang kurir dan akan mendapat bayaran 200.000 taka jika berhasil masuk Arakan dengan membawa pistol. Dia bukan pemilik pistol tersebut, kata Altaf salah seorang anggota BGB.

Setelah diamankan, kedua warga Buddhis asal Burma itu dibawa ke kantor polisi di Ramu untuk diinterogasi lebih lanjut.

Sebagian penjaga toko di pasar Ramu yakin kedua Buddhis itu adalah anggota Arakan Liberation Party (ALP) yang ditunjuk untuk melakukan tugas khusus. Organisasi itu merupakan organisasi warga Buddhis Burma di negara bagian Arakan (sekarang lebih sering disebut dengan nama Rakhine-red) yang berpenduduk mayoritas Muslim Rohingya.

Sejumlah orang lokal penduduk Ramu mengatakan, “Mereka datang ke sini untuk membunuhi orang di Bangladesh dan kami mendengar baru-baru ini bahwa sekelompok orang Rakhine (etnis Burma beragama Buddha-red) dikirim ke Bangladesh dari Arakan.”

Bangladesh merupakan negara tetangga terdekat Burma yang dijadikan tempat pengungsian oleh warga Muslim yang ditindas oleh warga Buddhis di Burma.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Myanmar Bentuk Komisi Penyelidik Dibakarnya Masjid-masjid
Tulisan selanjutnya Banyak Konsumsi Ikan Dinilai Lebih Panjang Umur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?