Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Mengkonsumsi Antibiotik Tidak Diperlukan Merugikan

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 21 Desember 2014 17:24 5:24 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 21 Desember 2014 17:24
Bagikan
Bagikan

BERLAWANAN dengan persepsi pada umumnya, para peneliti telah menemukan bahwa mengkonsumsi sejumlah antibiotik yang tidak perlu dapat menyebabkan resistensi antibiotik, demikian disampaikan terkait dengan masalah kesehatan masyarakat.

Ada risiko lain yang terkait dengan mengkonsumsi antibiotik yang tidak perlu, antara lain infeksi sekunder dan reaksi alergi, kata para peneliti.

“Pasien-pasien itu jika mengkonsumsi antibiotik tidak akan dapat mematikan virus, dan mungkin membuat mereka kebal,” kata David Broniatowski, asisten profesor di George Washington University di Amerika Serikat.

“Lebih dari setengah dari pasien yang disurvei mengkonsumsi antibiotik tidak dimaksudkan untuk melawan virus, tetapi hanya untuk suatu kasus tertentu (penyakit),” tambah Broniatowski.

Untuk penelitian ini, para peneliti mensurvei 113 pasien di satu rumah sakit perkotaan untuk menguji pemahaman mereka tentang antibiotik.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Mereka menemukan kesalahpahaman luas: Pasien menginginkan antibiotik, walaupun mereka menyadari bahwa obat itu tidak dimaksudkan untuk melawan infeksi virus.

Pasien-pasien ini percaya, konsumsi obat semacam itu tidak akan memperburuk kondisi mereka –dan risiko mengonsumsi antibiotik yang tidak perlu tersebut dianggap tidak lebih berat dibanding harapan pertolongan yang diinginkan.

“Kita perlu melawan ‘api dengan api’. Kita perlu memberitahukan mereka tahu bahwa antibiotik dapat memiliki beberapa efek samping yang sangat buruk, dan yang tidak akan dapat membantu menyembuhkan infeksi virus,” kata Broniatowski.

Studi ini dipublikasikan dalam Medical Decision Making, dimuat Khaleej Times belum lama ini.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Dipinjami Buku, Ulama Ini Jual Tanah dan Pergi ke Mesir
Tulisan selanjutnya Media Israel: Kemampuan Intelijen “Israel” Gagal Hadapi Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?