Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Adili Kelompok Homoseksual

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Januari 2015 14:13 2:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Januari 2015 14:13
Bagikan
Sidang pengadilan terhadap orang-orang yang dituduh terlibat dalam pernikahan sesama jenis, Kairo, Mesir, 1 November 2014
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Mesir memulai persidangan terhadap 26 lelaki. Mereka dinyatakan terlibat dalam penyelewengan seksual—eufemisme yang mengacu pada kelompok homoseksual. Menurut aktivis hak asasi manusia (HAM), langkah terbaru Mesir merupakan isyarat akan aksi lebih besar untuk melumpuhkan kaum homoseksual.

Dalam sidang pembuka pada Ahad waktu setempat, pengacara tertuduh menuding petugas telah melanggar hak hukum kliennya. Para tertuduh ditangkap dalam sebuah tempat sauna pada Desember. Puluhan orang itu lalu digiring di depan sorotan kamera televisi.

Pegiat HAM dan kelompok liberal sempat mencemaskan langkah semacam ini dalam pemerintahan Mohammad Mursy, presiden demokrasi pertama Mesir. Nyatanya, kecemasan mereka tak pernah terjadi. Mohammad Mursy digulingkan dalam kudeta militer yang dipimpin Abdul Fattah Al Sisi, presiden terkini Mesir.

Berdasarkan data lembaga HAM bernama Inisiatif Mesir untuk Hak Pribadi, sekitar 150 lelaki ditangkap atas dugaan praktik homoseksual di bawah pemerintahan Sisi. Ia merupakan sosok sekuler yang cenderung menentang gerakan Islam.

Menurut Shadi Hamid, pengamat Mesir dari Brookings Institution, Sisi menerapkan moralitas berdasarkan prinsip-prinsip Islam guna memperkuat dukungan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ia sangat agresif menggunakan pendekatan religius di Mesir demi kepentingan politiknya,” sahut Hamid dikutip laman Indoswj.

Homoseksualitas bukan praktik yang ilegal di Mesir. Meski begitu, petugas hukum kerap menggunakan tuduhan kejahatan semacam kebejatan di depan publik ataupun pelacuran guna menyeret kaum homoseksual.

Di Mesir, homoseksualitas adalah hal yang tabu. Tak heran jika kaum homoseksual menjadi sasaran empuk otokrat yang ingin memperkuat dukungan, kata Hamid.

Pada Desember, delapan lelaki dituduh berpartisipasi dalam pernikahan homoseksual. Mereka ditangkap, sesudah video pernikahan meluas di dunia maya. Kedelapan orang itu dihukum satu tahun penjara.

Menurut Human Rights Watch, peningkatan penangkapan terhadap kelompok homoseksual di bawah pemerintahan Sisi mengisyaratkan keinginannya memperkuat pandangan konservatif, tepat saat Mesir menghadapi kekacauan ekonomi dan politik.

“Dalam upaya memperkuat kekuasaan politik, negara sekuler ini bertindak sesuai gairah religius, yang tak sekali pun tampak di bawah pemerintahan Ikhwanul Muslimin,” kata Graeme Reid, direktur program di Human Rights Watch yang membawahi program HAM untuk kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:homoseksual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satukan Langkah, Umat Islam Perlu Dirikan Dewan Syuro
Tulisan selanjutnya Selarik Pinta Kepada Allah Ta’ala

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?