Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Koran Yahudi Lenyapkan Kanselir Jerman dari Foto Pawai Charlie Hebdo

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Januari 2015 13:11 1:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Januari 2015 13:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah koran Yahudi Orthodoks secara digital menghilangkan gambar Kanselir Jerman Angela Merkel dan wanita lainnya dari sebuah foto yang menampakkan pawai solidaritas di Paris Ahad lalu terkait insiden penembakan di kantor tabloid satir Charlie Hebdo dan supermarket yahudi.

Dalam foto asli tampak Angela Merkel dan wanita lainnya berada di barisan para pemimpin dunia yang hadir dalam Unity March di Paris hari Ahad (11/1/2015). Sebagian dari mereka tampak bergandengan tangan, bersiap untuk memulai pawai, yang diikuti oleh jutaan orang lainnya.

Tetapi koran Yahudi Orthodoks di Israel, HaMecaser, sengaja menghilangkan gambar wanita yang tampak dalam foto tersebut.

Dilansir BBC Selasa (13/1/2015), HaMevaser mengikuti aturan Yudaisme Haredi, sebuah sekte Yahudi ultra-Orthodoks yang menolak kebudayaan moderen.

Sekte Yahudi itu dikenal dengan pakaiannya yang berwarna hitam, dilengkapi topi hitam, dan rambut dikepang untuk pria, dan rok panjang serta baju tangan panjang untuk wanita.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Yahudi tradisional memberlakukan pemisahaan laki-laki dan perempuan dalam situasi-situasi tertentu, sementara Yahudi Haredi memberlakukan peraturan lebih ketat dan memisahkan tempat laki-laki dan perempuan di mana saja termasuk di tempat publik.

Foto perempuan umumnya tidak ditampilkan di media terbitan Yahudi Haredi, karena dipandang melanggar kesopanan kaum wanita.

Kasus penghilangan sosok Angela Merkel dalam pemberitaan tersebut bukan rekayasa pertama yang dilakukan oleh koran Yahudi Haredi.

Tahun 2009, dua koran Yahudi Orthodoks menghilangkan dua wanita dalam foto jajaran menteri kabinet baru. Salah satu penerbitan menghitamkan sosok wanita yang ada, sedangkan koran lainnya menggantinya dengan gambar laki-laki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Yahudi Korban Penembakan di Supermarket Paris Dikubur di Israel
Tulisan selanjutnya Wanita Dukung Peraturan Tutup Toko Pukul 9 Malam di Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?