Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden, PM dan Kabinet Yaman Mundur dari Jabatannya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Januari 2015 09:54 9:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Januari 2015 20:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Yaman Abd-Rabbuh Mansour Hadi telah mundur dari jabatannya bersama dengan perdana menteri dan kabinetnya, menyusul krisis politik akibat ulah pemberontak Syiah Hautsi yang menguasai ibukota Sanaa.

Beberapa jam setelah Hadi mengundurkan diri, otoritas di empat provinsi di selatan Yaman yang dulu independen, termasuk kota utamanya Aden, mengatakan akan mengabaikan seluruh perintah militer dari Sanaa.

Komite yang bertanggungjawab atas urusan militer dan keamanan di wilayah Aden, Abyan, Lahej dan Daleh –yang loyal kepada Hadi– mengecam “peristiwa-peristiwa tragis yang terjadi di Sanaa dan sama sekali tidak menerima tuntutan-tuntutan yang diajukan oleh orang-orang Hautsi, kelompok pemberontak Syiah bersenjata yang sejak September menduduki ibukota Sanaa.

Hadi mengundurkan diri pada hari Kamis (22/1/2015), sehari setelah dia dan pemberontak Syiah Hautsi mengumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri krisis politik yang mencengkram negeri Yaman.

Juru bicara pemerintah Rageh Badi mengatakan bahwa kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Khalid Bahah menyerahkan pengunduran dirinya kepada Hadi pada hari Kamis (22/1/2015) tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut, lansir Associated Press. Setelah itu tak lama kemudian Hadi meletakkan jabatan presidennya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Koresponden Aljazeera di Yaman mengatakan Hadi “telah menerima semua tuntutan” yang diajukan oleh Hautsi. Tetapi, para pemberontak itu tidak memenuhi janji yang dibuatnya pada hari Rabu untuk menarik pasukan Syiah dari kediaman presiden dan melepaskan kepala staf Hadi, Ahmad Awad bin Mubarak, yang diculik orang-orang Syiah pada hari Sabtu lalu.

Pemerintahan Yaman yang dipimpin PM Bahah dibentuk bulan Nopember lalu sebagai bagian dari kesepakatan damai yang dijembatani oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, setelah pasukan pemberontak Syiah menyerbu ibukota pada September 2014.

Lewat laman Facebook, Bahah mengatakan bahwa pemerintah mengundurkan diri, karena tidak ingin terseret kekacauan politik di Yaman sekarang ini dan yang akan datang.

Sejak lama orang-orang Syiah di Yaman mencari peluang untuk menguasai negeri itu, yang di masa lalu pernah terpecah menjadi Yaman Utara dan Yaman Selatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Pemberontakan Syiahsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku Serangan Supermarket di Paris Dimakamkan
Tulisan selanjutnya Pangeran Nayef Ditunjuk Sebagai Putra Mahkota Kedua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?