Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Mengenal 15 Milisi Syiah Yang Dukung Bashar di Suriah [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Februari 2015 16:22 4:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Februari 2015 08:48
Bagikan
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Hidayatullah.com— Jumlah kelompok Syiah bersenjata yang membela rezim Bashar Al Assad di Suriah tercatat lebih dari 20 organisasi yang memiliki kapasitas puluhan ribu. Di bawah ini-nama-nama milisi bersenjata Syiah;

  1. Katibah Sayyidus Syuhada’ (Iraq)

Kelompok ini dibentuk pada bulan Juni 2013 di Iraq, lalu semua mereka berangkat ke Suriah. Disana mereka terlibat dalam pertempuran mempertahankan wilayah Sayyidah Zainab di pinggiran Damaskus. Ditengarai mereka memiliki hubungan dekat dengan sayap militer Organisasi Al-Badr dan juga dengan Hizbullah versi Iraq.

  1. Pasukan As-Syahid Muhammad Baqir As-Sadr, Sayap Militer Organisasi Al-Badr

Faylaq Badar didirikan pada tahun 1980 M oleh Ulama tertinggi Syiah Iraq sekaligus sebagai ketua dewan tertinggi majelis Revolusi Syiah di Iraq, Muhammad Baqir Al-Hakim, yang telah tewas dibunuh pada tahun 2003. Kelompok ini didirikan sebagai perpanjangan kepentingan Republik Syiah Iran di Iraq, mereka menjadi pihak oposisi terhadap rezim Saddam Husein di masa itu.

Sekarang mereka terjun ke Suriah dengan mengirim pasukan elit Syiah  sekitar 2000 tentara. Mereka memilik persenjataan yang lebih lengkap dan baik dibandingkan brigade Syiah lainnya di Suriah. Mereka fokus memerangi mujahidin di Sayyidah Zainab, dan terutama daerah selatan Damaskus. Dan juga terlibat dalam pertempuran di Ghoutah timur dan jalan utama Bandara.

Baca Juga

Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
  1. Liga Ahlul Hak (Iran)

Kelompok ini menikmati dukungan langsung oleh Gerakan Al-Quds di Iran. Diperkirakan jumlah mereka di Suriah lebih dari 10.000 prajurit yang tersebar di pingiran Damaskus dan mengkonsentrasikan kekutan mereka di tempat suci yang mereka yakini yaitu wilayah Sayyidah Zainab.

  1. Faylaq Al-Wa’du As-Shadiq

Kelompok “janji setia” ini didirikan pada 2006 di Iraq. Mereka adalah gabungan Syiah Iraq dan Suriah. Diperkirakan jumlah mereka adalah ribuan yang tersebar di pinggiran Aleppo. Mereka membuat pos-pos penjagaan di sana, dan terlibat bersama tentara rezim Bashar Al Assad dalam mempertahankan Penjara Pusat Aleppo dari gempuran mujahidin.

  1. Harakah Hizb Nujaba’

Hizbullah mendirikan kelompok ini untuk menampung mereka yang keluar dari Liga Ahlul Hak. Dipimpin oleh Panglima sekaligus Sekjen Akram Al-Ka’bi, sosok yang telah terlibat dalam banyak pertempuran di Suriah.

Asaib Ahl al-Haq Shi'ite militia fighters from the south of Iraq

  1. Liwa’ Asadullah

Mereka adalah para milisi Irak, yang sekarang bertempur di Suriah. Dengan kemampuan tempur tingkat tinggi, dilengkapi peralatan lengkap dan canggih dan berseragam SWAT Iraq Army. Kelompok ini dipimpin oleh Abu Fatimah Al-Mousawi. Jumlah mereka hanya 500 pasukan elit, yang ditempatkan di wilayah Sabinah selatan Damaskus dan Sayyidah Zainab.

  1. Brigade Imam Husein

Brigade ini berbeda dengan Kelompok Abu Al-Fadhl Al-Abbas, Brigade Imam Husein beranggotakan prajurit Syiah dari Iraq, Iran, Afghanistan dan Pakistan. Sebagian besar mereka ditempatkan di Provinsi Aleppo. Jumlah mereka diperkirakan 1.200 orang.

  1. Jaisyul Mahdi – Brigade Harapan

Jaisyul Mahdi adalah pengikut Muqtada As-Sadr, mereka dipimpin oleh Ahmad As-Saadi, mereka bertugas untuk melindungi tempat-tempat suci Syiah di Suriah.

  1. Detasemen Gerak Cepat

Tim khusus dari SWAT Iraq Army ini dipimpin oleh Ahmad As-Saadi, beranggotakan pasukan gerak cepat. Berada di Damaskus.

  1. Kelompok Ansharullah Yaman atau Al Houthi/Hautsiyun

Banyak milisi Syiah Hautsi/Houthi terlibat dalam pertempuran-pertempuran di timur dan tengah Suriah. Sebuah surat kabar lokal mengutip pernyataan seorang pejabat senior rezim Bashar al Assad bahwa ratusan milisi Hautsi telah memasuki Suriah difasilitasi oleh Hizbullah Libanon sebelum akhirnya ditempatkan di front-front terdepan.

Surat kabar yang sama melaporkan bahwa masuknya Hautsi ke Suriah bertepatan dengan pengumuman Hizbullah untuk berperang membantu rezim Assad di Suriah.

Itulah 15 kelompok militan Syiah bersenjata yang paling dominan berperang dan membantai kaum Muslimin Suriah sampai hari ini. Selain mereka, kami juga mencatat ada beberapa kelompok kecil Syiah dari Asia timur yang turut berpartisipasi dalam perang Suriah, seperti: Garda Depan Saraya Khurasan dan Liwa’ Fatimiyun.*

Fazel Haitamy, dikutip dari laman muqowwamah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahlus sunnahPemberontakan Syiahsunnisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uni Afrika Kerahkan 7.500 Tentara Perangi Boko Haram
Tulisan selanjutnya Raja Salman Obral Amnesti, Pelaku 14 Jenis Kejahatan Dikecualikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

Berita
8 September 2026 14:00
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Ragam

Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

28 Agustus 2025 11:00
buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?