Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Pertimbangkan Lagi Gunakan Tembak Mati Bagi Terpidana Mati

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 11 Maret 2015 21:31 9:31 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 11 Maret 2015 21:31
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com–Hukuman mati masih diterapkan di Amerika Serikat, bahkan satu negara bagian sedang mengusulkan menggunakan tembak mati untuk mengeksekusi terpidana mati.

Sejumlah anggota parlemen Negara Bagian Utah di Amerika Serikat sedang mengusulkan memakai regu penembak dalam eksekusi terpidana mati apabila obat suntikan tidak tersedia. Demikian dilaporkan BBC, Rabu (11/3/2015).

Usulan yang disampaikan dalam bentuk rancangan undang-undang itu dicetuskan di tengah menurunnya pasokan obat suntikan mati di sejumlah negara bagian di AS.

Kepala sistem lembaga pemasyarakatan di Utah mengatakan, pihaknya tidak lagi memiliki zat mematikan tersebut.

Bahkan, aparat Negara Bagian Texas mengaku, stok mereka hanya cukup untuk dua eksekusi lagi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penurunan pasokan itu disebabkan perusahaan pembuat obat dari Eropa menolak menjual zat mematikan karena menentang hukuman mati.

Regu penembak

Guna menyiasatinya, sejumlah negara bagian memilih beberapa opsi. Tahun ini, anggota parlemen Negara Bagian Arkansas tengah memperkenalkan undang-undang yang memberi lampu hijau bagi penggunaan regu tembak dalam hukuman eksekusi mati.

Parlemen Negara Bagian Oklahoma tengah mempertimbangkan membuat undang-undang yang mengesahkan penggunaan gas nitrogen saat mengeksekusi terpidana mati.

Paul Ray, anggota parlemen Negara Bagian Utah, mengaku, dia dan rekan-rekannya sengaja memilih pemakaian regu penembak karena eksekusi akan berjalan lebih cepat dan manusiawi.

Dia merujuk beberapa contoh kejadian ketika narapidana baru meninggal berjam-jam setelah disuntik.

Jika rancangan undang-undang itu ditandatangani Gubernur Utah Gary Herbert, Utah bakal kembali menggunakan regu penembak untuk mengeksekusi narapidana setelah sempat ditinggalkan sejak 2004.

Ronnie Lee Gardner, seorang narapidana yang terbukti menembak dan membunuh seorang pengacara, merupakan tahanan terakhir di AS yang dieksekusi oleh regu penembak pada 2010.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hakim Vonis Dua Dai Mentawai Bebas Murni
Tulisan selanjutnya Ulama Bogor Dan Bekasi Kunjungi Az Zikra Minta Kawal Proses Hukum 34 Tersangka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?