Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Saksi Priok, Try Sutrisno Menolak Tanggung Jawab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Maret 2004 08:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Saksi mantan Pangdam Jaya Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno mengaku secara moral bertanggungjawab atas peristiwa Tanjungpriok tapi menolak bertanggung jawab secara hukum. Alasannya, tanggungjawab hukum harus memenuhi persyaratan tanggungjawab hukum. Menurutnya, itu tergantung tingkat kesalahan satgas intel waktu itu. Tak ditemukan adanya pelanggaran hukum oleh para anggota TNI dalam kejadian tersebut.

“Yang jelas, telah dilakukan penyelidikan dan tidak ditemukan kesalahan atau adanya tindak pidana,” kata Try Sutrisno, seperti dikutip Antaramengenai latar belakang terjadinya peristiwa berdarah di Tanjungpriok karena situasi politik saat itu. Setidaknya, tambah Try terdapat dua alasan utama, antara lain, keluarnya TAP II/MPR/1973 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4).

Mantan Pangdam Jaya Jenderal (Purn) Try Sutrisno mengaku tidak pernah mendapatkan laporan adanya penyiksaan atau tindakan tidak manusiawi terhadap para tahanan kasus Tanjungpriok selama berada di RTM Guntur maupun RTM Cimangis.

“Saya tidak pernah terima komplain atau laporan tentang hal itu. Kalau ada pasti saya tindak,” kata Try Sutrisno saat menjadi saksi dalam kasus pelanggaran HAM Tanjungpriok dengan terdakwa mantan Danpom V Jaya Mayjen Pranowo di PN Jakarta Pusat, Selasa (2/3).

Tak menyembunyikan korban

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dalam kesaksiannya, Try juga mengatakan, tidak pernah ada usaha untuk menyembunyikan para korban yang meninggal dalam peristiwa berdarah 12 Sepember 1984 di Tanjungpriok.

“Tak ada penyembunyian itu, itu tidak benar. Apa yang dikatakan para korban hanya ditumbun dan ditumpuk, itu tidak benar sama sekali. Tapi dikuburkan, bukan sembarangan asat tanam saja,” tegas saksi Try berapi-apai.

Lebih lanjut Try menjelaskan, pemakaman terhadap korban dilakukan 24 jam setelah peritiwa tersebut, dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB. Menurut Try, hal itu dilakukan karena menurut ketentuan agama Islam, orang meninggal harus segera di makamkan tak boleh lebih dari 24 jam.

“Karena peristiwanya pukul 23.00 WIB, dan setelah ditunggu seharian tak ada keluarga yang mengambil, maka saat itu juga kami kuburkan di TPU, bukan tempat pembuangan,” tegas Try Sutrisno.

Menurut Try pada saat itu bagi korban tewas yang tidak diambil keluarganya, dimakankan di TPU Condet dan TPU Pondok Ranggon. Sedangkan yang diambil keluarganya ada yang dimakamkan di TPU dekat Tipar di Cakung.

19 tahun silam, tepatnya 12 September 1984, pasukan militer melepaskan tembakan ke arah aktivis-aktivis Islam. Empat belas jam setelah peristiwa itu, Pangkopkamtib LB Moerdani didampingi Harmoko sebagai Menpen dan Try Sutrisno sebagai Pangdam Jaya memberikan penjelasan pers menyatakan telah terjadi penyerbuan oleh massa Islam di pimpin oleh Biki, Maloko dan M. Natsir. Sembilan korban tewas dan 53 luka-luka, kata Benny ketika itu.

Sejumlah saksi kasus Priok pernah melaporkan, korban saat itu berjumlah tidak kurang 400 orang. Mereka diberondong dengan senjata tajam dan kemudian dilemparkan ke atas truk.

Menurut kesaksian Mayor (Purn) Lasmana Ibrahim, malam itu, koordinasi peristiwa adalah Pangkobkabtib di bawah pimpinan Pangab yang saat itu dipimpin LB Moerdani dan Pangdam Jaya di bawah Try Sutrisno. (ant/dtc/wpd/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Bantah Izinkan Undian Magnum
Tulisan selanjutnya Mantan Diplomat Australia Diadili di Bali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?