Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Halliburton Akan Bangun Penjara Senilai 30 Juta Dolar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2005 15:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perusahaan Halliburton akan membangun penjara senilai 30 juta dolar AS di pangkalan militer Amerika yang terletak di teluk Guantanamo, Kuba, tempat penahanan 520 orang yang oleh AS dikait-kaitkan kasus terorisme. Pernyataan itu dikeluarkan oleh Departemen Pertahanan AS pada Kamis (16/6) kamarin.

Dalam pekan yang sama, Wakil Presiden AS Dick Cheney dan Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld melancarkan upaya-upaya pembelaan ketika para anggota parlemen menyatakan penjara Guantanamo telah merusak citra bangsa Amerika Serikat.

Berbagai kritik telah mengutuk perlakukan yang diterima oleh para tahanan Guantanamo, yang oleh AS telah diabaikan semua haknya sesuai dengan Konvensi Jenewa tentang tahanan perang.

Menurut laporan terakhir Badan Amnesti Internasional, para tahanan di Guantanamo itu disebut dengan "the Gulag of our times".

Penjara dua lantai yang dilengkapi dengan penyejuk udara (AC), yang dikenal dengan Detention Camp #6 dan berdaya tampung 220 orang, akan dibangun di Guantanamo.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dikutip dari isi kontrak pembangunnya, gedung itu juga akan memiliki sarana olah raga, kesehatan dan gigi, selain tentu saja ruang pengawas keamanan.

Dalam kontrak tersebut, tidak dirinci secara jelas apakah para penghuni barunya kelak merupakan para tersangka pelaku teror dari luar AS.

Bekerjasama dengan Norfolk, perusahaan Angkatan Laut AS yang berpusat di Virginia, Atlantic, pembangunan penjara baru itu direncanakan akan selesai pada bulan Juli 2006.

Masih menurut Departemen Pertahanan, total kontrak kerja sama itu bisa mencapai 500 juta dolar AS bila semua bangunan selesai dikerjakan.

Proyek itu, kata sumber di Pentagon, juga akan melibatkan anak perusahaan Halliburton, Kellogg Brown & Root Services of Arlington, di Virginia, yang akan mengerjakan antara lain ventilasi pemanas dan penyejuk udara, pipa, serta peralatan elektronik.

Tahanan pertama yang menghuni penjara Guantanamo tiba pada bulan Januari 2002, setelah serangan pesawat yang dibajak dan menabrakkan diri ke gedung WTC di New York dan Pentagon, 11 September 2001.

Pihak Pentagon menyatakan 520 tahanan asal 40 negara kini sedang menjalani hukuman di Guantanamo. Namun Pentagon tidak memberikan keterangan lebih lanjut terkait dengan apa dan bagaimana tahanan di tempat tersebut.

Rumsfeld, pada Selasa (14/6), mengatakan para pembayar pajak di AS telah membiayai penjara beserta fasilitasnya dengan nilai total mencapai 100 juta dolar AS.

Rebutan Proyek

Halliburton Group bukan nama asing. Sejak kasus pengambilan paksa Iraq oleh Amerika beberapa saat yang lalu,  perusahaan asal Amerika ini tiba-tiba sempat menjadi berita besar. Pasalnya, perusahaan yang menang tender pembangunan kembali Iraq pasca invasi itu ada nama Dick Cheney.

Dick Cheney memimpin Halliburton Group era 1995-2000. Anak perusahaan Halliburton lain  yang sibuk cari proyek di Iraq adalah Kellogg Brown & Root. Mereka bidang spesialis bidang konstruksi, engineering, dan bisnis lain.

Masuk akal bila ada analisa mengatakan bila serangan Amerika Serikat ke Iraq adalah bertujuan mencari ‘proyek’. Bukan alasan senjata pemusnah massal seperti selama ini dikemukakan Amerika. (ant/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belanda Usir Tiga Imam Islam
Tulisan selanjutnya Permukiman Yahudi di Gaza Dihancurkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?