Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Jihad Harta untuk Gaza dan Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 November 2012 13:18 1:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 November 2012 13:18
Bagikan
Bagikan

“Siapa pun juga mengetahui dengan baik, jihad bangsa Palestina yang konsisten dan tegar melawan penjajahan Zionis merupakan kebanggan tersendiri bagi segenap umat Islam. Mereka mempertahankan kehormatannya, tanah air dan tempat-tempat sucinya”

—Khalid Misy’al, Ketua Biro Politik HAMAS—

GAZA memanggil setiap Muslim. Memanggil empati dan hati, agar seluruhnya memikirkan Palestina yang sedang membara dibakar api jihad melawan Zionis-Israel biadab. Meskipun sudah dicapai kesepakatan untuk melakukan ‘gencatan senjata’ antara faksi-faksi perlawanan Palestina dan penjajah Zionis Israel di Kairo, Rabu (21/11/2012) petang. Namun gerakan dan aksi ‘jihad’ untuk Palestina tidak boleh surut dan tidak boleh ‘disurutkan’.

Ada dua alasan menyangkut ini. Pertama, bangsa Yahudi dikenal sebagai bangsa yang suka melanggar perjanjian. Sudah dikenal sebagai wataknya, bangsa Yahudi setiap kali mengadakan perjanjian selalu melanggarnya. Karena betapapun ada perjanjian damai atau gencatan senjata, Zionis-Israel pasti akan melanggarnya duatu hari. Dan kaum Muslim yang beriman dan paham al-Quran sudah tahu akan hal ini. (Baca Quran Surat al-Baqarah: 64 dan 100). Kedua, Palestina akan selesai jika penjajah keluar dari wilayah itu dan umat Islam seluruh dunia telah bebas shalat di Masjidil Aqsha. Selama itu tidak terjadi, Zionis-Israel tetap akan mengulangi kasus-kasus serupa, sebagaimana kasus perang “Hijarah as Sijjil” (Perang Batu Neraka) yang baru saja dilakukan selama hampir sepekan ini. Ketiga, yang dibutuhkan rakyat Palestina (Gaza, khususnya) dari kita adalah bantuan lebih nyata dalam bentuk harta.

Karenanya, disamping ‘jihad nyawa’, satu bentuk lainya yang harus dilakukan adalah ‘jihad harta’. Karena bagaimana pun rakyat Palestina di Jalur Gaza sangat membutuhkan donasi untuk melakukan banyak hal: pengobatan, bedah, rehabilitasi sarana dan prasarana yang dibombardir penjajah Zionis-Israel, dan lain sebagainya.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Dan gerakan ini sudah mengalir meskipun pasti tidak cukup, karena memang dana yang dibutuhkan oleh rakyat Palestina begitu besar. Ini harus dibayar oleh seluruh kaum Muslimin yang memiliki kelebihan karunia dan rezeki dari Allah.

Karena memang harta harus digelontorkan ke sana, bukan untuk disimpan. Itu lah jihad yang benar: jihad dengan harta sebelum dengan nyawa (QS. al-Baqarah (2): 195).

Untuk itu, penting diingat dan disarikan kata-kata Syeikh Mu‘ādz al-Khaṭīb, imam besar dan khatib Masjid Umayyah, “Bisa jadi, membiayai pendidikan seorang mahasiswa berbakat lebih baik membangun sebuah masjid.” (Lihat, Syekh Aḥmad Mu‘ādz Khaṭīb al-Ḥasanī, “Pengantar”, dalam Dr. Nawwaf Takruri, Dahsyatnya Jihad Harta, Terj. Asep Sobari & Henri Shalahuddin (Jakarta: Gema Insani Press, cet. II, 1429 H/2008 M), hlm. xv).

Tentu saja, yang dibutuhkan oleh rakyat Palestina lebih dari sekadar membiayai pendidikan. Tetapi juga memulihkan mental, dukungan moril, dan motivasi ukhuwah-islamiyyah dari berbagai penjuru dunia, khususnya negara-negara Arab-Islam. Ada baiknya memang pembangunan di dalam tanah air dihentikan sejenak, agar pembangunan di Palestina dimulai. Pembangunan yang multidimensi, tentunya.

Jihad Harta, Bukti Mukmin Sejati

Jihad dengan harta sejatinya ujian dari Allah. Ujian bagi mereka yang menyadari bahwa hartanya sejatinya titipan dari Allah. Pemiliknya, tak lebih, hanya berperan seperti kran air: tangannya hanya menjadi tempat lewat harta titipan Allah itu. Ketika ada yang membutuhkan harta itu, dengan ikhlas ia pun harus mengalirkannya. Namun ternyata itu adalah wujud keimanan sejati. Maka siapa saja yang benar-benar berjihad di jalan Allah dengan hartanya, ia sudah membeli ticket sebagai Mukmin sejati.

Berkenaan dengan itu, Allah Subhanahu Wata’ala menegaskan di dalam Al-Qur’an,

انْفِرُواْ خِفَافاً وَثِقَالاً وَجَاهِدُواْ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

“…maka, berjihadlah kalian seluruhnya di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Itu lebih baik bagi kalian, jika kalian benar-benar mengetahuinya.” (QS. al-Taubah (9): 41).

Teladan kita dalam berjihad, baik dengan harta maupun dengan nyawa, adalah Rasulullah dan para Sahabatnya. Allah swt. menegaskan hal ini dalam Firman-Nya,

لَـكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُواْ مَعَهُ جَاهَدُواْ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ وَأُوْلَـئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka itu pula orang-orang yang beruntung.” (Qs. al-Taubah (9): 88).

Tentu saja keuntungan yang diperoleh dari jihad, seperti yang ditegaskan oleh Allah, begitu banyak. Tidak ada seorang pun yang dapat menghitungnya.

Salah satunya Allah sebutkan dalam Firman-Nya;

تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Hai orang-orang yang beriman, maukah kalian Aku tunjukkan suatu perdagangan (jual-beli, transaksi) yang dapat menyelamatkan kalian dari dari azab yang pedih? (Yaitu) kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Itu lebih baik bagi kalian, jika kalian mengetahui. Niscaya Allah mengampuni dosa-dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan ke tempat-tempat tinggal yang baik di dalam surga ‘And. Itu lah kemenangan yang agung.” (QS: al-Ṣaff (61): 10-12).

Apakah hanya itu? Ternyata bukan hanya itu keuntungan yang diperoleh oleh para mujahid: pejuang yang mengeluarkan harta dan menyerahkan jiwanya di jalan Allah. tambahannya, kata Allah;

“Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kalian sukai (yaitu): pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat waktunya. Dan sampaikanlah kabar-gembira ini kepada orang-orang Mukmin.” (QS: al-Ṣaff (61): 14).

Lebih dari itu, jihad dengan harta juga – di samping dengan nyawa – menjadi bukti kebenaran keimanan seseorang.

Firman Allah

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُوْلَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanya mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu (tidak setengah-setengah) dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.” (Qs. al-Ḥujurāt (49): 15).

Untuk itu, atas nama ukhuwah-islāmiyyah, tidak seorang pun dari kita yang menyaksikan kondisi Gaza yang tinggal diam. Sungguh tidak layak dan tak patut itu terjadi. Karena agresi, kebejatan, kebrutalan dan kekerasan yang dilakukan oleh ‘teroris’ Zionis-Israel harus cepat dibungkam. Salah satunya dengan harta-benda yang kita miliki. Rasulullah memotivasi kita dalam sabda beliau, “Berjihadlah (lawan lah) orang-orang musyrik dengan harta, nyawa dan lisan kalian.” (HR. Abū Dāwūd).

Saudaraku, kaum Muslimin! Mari rogoh kantong kita. Lihat dan hitung, ada berapa rupiah di dalamnya. Pikirkan: berapa untuk keluarga dan berapa untuk Palestina. Setelah itu, mari kita sama-sama berdoa kepada Allah, agar harta kita bersih dan bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang ada di Gaza, Palestina. Mari kita lakukan ‘Jihad Harta untuk Palestina!’ Allāhumma unṣur al-mujāhidī fī Filasṭīn!

Penulis salah satu pengasuh Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan. Penulis buku “Teologi Islam versus Kristen: Sanggahan untuk Bambang Noorsena” (Surabaya: Pustaka Da’i, 2010) dan “Salah Paham tentang Islam: Dialog Teologis Muslim-Kristen di Dunia Maya” (Depok: Indie Publishing, 2012).

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Benediktus XVI: Penanggalan Kristen Salah, Perayaan Natal Keliru
Tulisan selanjutnya Kolaborator Zionis di Gaza Dieksekusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?