Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembakaran Anggota Taliban Sengaja dihadapkan ke Kiblat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Oktober 2005 03:24
Bagikan
Bagikan

Jumat, 21 Okt 2005,

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab




Hidayatullah.com–
Rekaman video yang ditayangkan saluran TV Australia, SBS, menampilkan serdadu AS membakar jasad tersangka pejuang Taliban ternyata dimaksudkan ke arah (kiblat). Tindakan itu digunakan sebagai cemoohan bagi kelompok pejuang Islam dan warga Afghanistan.

Rekaman yang diambil oleh Stephen Dupont itu menunjukkan terlihat dua serdadu AS membakar jasad pejuang Taliban di perbukitan Desa Gonbaz, dekat Kandahar, pada 1 Oktober lalu.

Dupont, adalah wartawan lepas yang ikut di Brigade Airborne ke-173 AD AS.

Menurut Dupont, setelah membakar mayat, dua serdadu AS yang disebutnya anggota unit operasi psikologi militer tersebut membacakan pesan dengan logat Amerika.

Pesan bernada mengejek itu disebarluaskan melalui pengeras suara ke seluruh penjuru desa itu, yang diyakini sebagai basis Taliban. Menurut Dupont, pesan tersebut dibacakan dalam dialek lokal dan diterjemahkan dalam bahasa Inggris kepadanya oleh anggota unit militer itu.

"Taliban, kalian semua adalah anjing pengecut. Kalian mendiamkan jasad pejuang kalian dibaringkan menghadap ke barat (kiblat) dan dibakar. Kalian terlalu takut datang ke sini dan mengambil jasad mereka," teriaknya.

"Mereka melakukannya sebagai bentuk perang psikologi. Mereka menonjolkan fakta bahwa jasad Taliban yang dibakar itu menghadap ke barat (arah Kiblat)," kata Dupont kepada SBS. Perbuatan itu, katanya, dilakukan untuk memicu kemarahan Taliban yang diharapkan akan keluar dari persembunyian mereka dan menyerang pasukan AS.

Semenjak Amerika Serikat (AS) mengkampanyekan ‘perang melawan terorisme’ telah banyak kejadian para tentaranya yang melakukan pelanggaran.

Sebelumnya, kedok tentara AS terkuak setelah terbongkarnya kasus penjara Abu Ghraib dan penghinaan terhadap Al-Qur’an di penjara Guantanamo.

Kasus-kasus pelanggaran tentara Amerika terhadap masalah-masalah sensitif, khususnya berkaitan dengan keyakinan Islam ini akan semakin menambah deret panjang anti-Amerika di negeri-negeri Muslim. (ap/afp/jp/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Dihujani Bom, Enam Warga Sammara Tewas
Tulisan selanjutnya Mengkritisi Kembali Makna

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid

Berita
22 Juli 2026 12:30
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?