Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Simbol Makanan Amerika di Karachi Dihantam Bom

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 November 2005 05:56
Bagikan
Bagikan

Rabu, 16 November 2005

Hidayatullah.com–Ledakan yang terjadi sekitar pukul 08.45, Selasa (15/11), waktu setempat itu menyebabkan kebakaran di restoran, yang merupakan jaringan restoran cepat saji asal Amerika Serikat, dan membakar beberapa mobil yang diparkir diluar.

Para saksi mata mengatakan mereka melihat tubuh dari tiga orang yang tewas dalam ledakan tersebut dan mobil ambulance terlihat membawa pergi sedikitnya 12 orang yang mengalami luka-luka. Ratusan orang berkumpul disekitar lokasi ledakan, dekat Pearl Intercontinental Hotel.

Lokasi ledakan tersebut sering dikunjungi oleh turis asing dan para pebisnis. "Bangunan KFC terbakar, 6 mobil terbakar dan orang-orang yang terluka berbaring di jalan," ujar seorang polisi lalu lintas Saeed Mohammad yang segera menuju lokasi sesaat setelah mendengar ledakan.

Ledakan sebelumnya yang terjadi di Pakistan dihubungkan dengan kelompok ekstremis Islam yang menentang hubungan dekat antara Presiden Pakistan Jenderal Pervez Musharraf dengan Amerika Serikat. Pakistan adalah salah satu sekutu penting Amerika dalam perang melawan terorisme.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Simbol-simbol perusahaan Amerika seperti Mc Donald’s, A & W, Kentucy Fried Chiken (KFC) atau Coca Cola sering menjadi sasaran pengeboman dan boikot. Beberapa tahun lalu, perusahaan minuman Coca Cola juga sempat menjadi sasaran boikot umat Islam di seluruh dunia karena dianggap sebagaian dananya digunakan mendukung kaum Yahudi-Israel yang selama ini dikenal memusuhi umat Islam Palestina. (cnn/is/cha)

6 Orang Tewas Dalam Ledakan Bom Mobil Di Luar Restoran Di Pakistan

WASPADA Online
Satu bom mobil meledak di luar satu restoran cepat saji AS di kota terbesar di Pakistan, Karachi, Selasa (15/11), sehingga menewaskan enam orang dan melukai beberapa orang lagi, kata polisi dan petugas penyelamat. Kendaraan itu meledak di luar restoran tersebut sekitar pukul 08:40 waktu setempat (10:40 WIB), kata Kepala Polisi Karachi Mushtaq Shah.

"Itu adalah bahan peledak berkekuatan besar dan suaranya terdengar di beberapa bagian kota. Tampaknya KFC menjadi sasaran," kata Shah. Enam mayat ditemukan dari tempat kejadian, kata Muhammad Sabri, pejabat senior dari kelompok pertolongan ‘Edhi Welfare Trust.’

Gerai restoran cepat saji dan kantor bank cabang rusak. Banyak kendaraan terbakar dan jendela bangunan yang bersebelahan dengan restoran itu terguncang, kata koresponden AFP. "Segera setelah saya keluar bus, tiba-tiba saya mendengar suara ledakan keras dan saya terduduk di tanah. Asap membubung dari mana-mana," kata Muhammad Ramzan —yang bekerja di gedung pemerintah di dekat tempat ledakan.

Polisi segera menutup daerah di sekitar lokasi ledakan di dekat hotel Sheraton serta Pearl Continental. "Ini adakan tindakan terorisme. Dapat dipastikan KFC adalah sasarannya," kata perwira senior polisi Manzoor Mughal di tempat kejadian.

"Mungkin (ini adalah) bom yang diledakkan dari jarak jauh," katanya. Ledakan itu terjadi bersamaan dengan proses banding di satu pengadilan terhadap hukuman mati yang dijatuhkan atas seorang aktivis garis keras karena ia dinyatakan terlibat dalam penculikan dan pembunuhan wartawan AS Daniel Pearl tahun 2002.

Sheikh Omar, kelahiran Inggeris, dinyatakan terlibat dalam penculikan Pearl dan dijatuhi hukuman mati pada Juni 2002. Sidang bandingnya telah ditunda selama lebih dari dua tahun. Ledakan tersebut juga terjadi sehari setelah Presiden Pervez Musharraf mengatakan dalam suatu wawancara dengan CNN bahwa Pakistan tak menghadapi serangan teroris terhadap kepentingan Barat seperti serangan pekan lalu terhadap tiga hotel di Jordania selama lebih dari satu tahun.

Enam pegawai cabang lain KFC di kota bergolak tersebut tewas pada 30 Mei, ketika bangunan itu dibakar oleh sekumpulan pengikut Syiah. Tiga terbakar hingga tewas dan tiga orang lagi juga tewas karena membeku setelah mereka berlindung di ruang pendingin.

Serangan tersebut merupakan reaksi atas serangan lain terhadap satu tempat ibadah. Pada September, dua ledakan bom melukai delapan orang di restoran KFC dan McDonald yang dipenuhi pembeli di Karachi, meskipun pemerintah menyatakan serangan itu berkaitan dengan pemogokan nasional yang diserukan oleh partai oposisi. (ant/afp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jumlah Mahasiswa Asing yang Belajar di AS Makin Turun
Tulisan selanjutnya 70% Tayangan Anak dan Remaja Berbahaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?