Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pentagon Akui Tentara AS Gunakan Fosfor Putih Saat Menyerang Fallujah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 November 2005 05:02
Bagikan
Bagikan

Kamis, 17 November 2005

Hidayatullah.com–Pentagon akhirnya mengakui bahwa tentara AS pernah menggunakan serbuk fosfor putih dalam operasi militer yang digelar di Fallujah. Pengakuan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Pentagon Letnan Kolonel Barry Venable sebagaimana yang dikutip oleh AFP. Venable menyatakan, pada akhir tahun 2004 lalu, pihaknya memang menggunakan serbuk fosfor yang memiliki efek membakar kulit. Langkah itu menurutnya diambil oleh tentara AS guna menghadapi perlawanan para gerilyawan Iraq.

Pengakuan Venable tersebut menegaskan pemberitaan yang disampaikan Televisi Rainews24 beberapa waktu lalu.

Televisi yang bermarkas di Italia itu mengutip keterangan seorang marinir AS yang pernah bertugas di Iraq, yang mengungkapkan kejahatan tentara AS di negeri itu.

Menurutnya, saat menyerang kota-kota di Iraq, tentara AS menggunakan serbuk fosfor putih dan bom Napalm. Padahal, kedua senjata kimia itu termasuk ke dalam daftar senjata destruksi massal yang dilarang penggunaannya oleh konvensi internasional.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Televisi Rainews24 juga menayangkan jenazah sejumlah wanita dan anak-anak Iraq yang menjadi korban penggunan senjata kimia mengerikan tersebut. Terlihat bahwa seluruh tubuh  jenazah-jenazah itu melepuh karena terbakar.

Cara kerja bom fosfor putih dilaporkan sangat mengerikan. Ketika meledak, bom fosfor putih akan mengeluarkan asap putih yang bisa menjangkau radius 150 meter. Siapa saja yang terkena asap putih itu, tubuhnya akan melepuh sebelum akhirnya tewas dipanggang panasnya asap.

"Fosfor putih adalah senjata konvensional. Bukan senjata kimia dan penggunaannya tidak melanggar hukum atau ilegal," tegas Jubir Pentagon Letkol Barry Venable kepada BBC.

"Kami (tentara AS) menggunakannya untuk penerang, tameng asap, atau penanda target dalam kasus tertentu. Fosfor merupakan senjata pembakar dan dapat digunakan melawan tentara musuh," lanjut Venable.

Sejumlah saksi mata dan bekas tentara AS yang bertugas di Iraq memang mengakui tentara AS memakai bom fosfor putih tersebut.

 Dalam Protokol III Konvensi tentang Senjata Konvensional, 1980, fosfor dilarang untuk menyerang penduduk sipil dan dalam serangan udara untuk melumpuhkan militer di daerah permukiman. AS sendiri menolak menandatangani pakta internasional itu.

Minggu
lalu, televisi Italia, Rai juga menayangkan film berjudul "Fallujah-Pembantaian Tersembunyi".  Rai,
mengatakan bahwa bom fosfor dipakai untuk melumpuhkan Kota Fallujah,
November tahun lalu.

Tayangan dokumenter itu diudarakan sekitar pukul 07.30 hingga 08.00 waktu setempat. Pada awal siaran, Rai mengingatkan penonton bahwa sebagian adegan akan sangat mengusik.

Film diawali dengan cuplikan tentara AS menggunakan bom Napalm (bom pembakar) saat Perang Vietnam.

Selanjutnya, gambar tersebut menayangkan foto-foto mayat dengan luka bakar di sekujur tubuh dan pakaian lengket di tubuh korban. Inilah efek fosfor apabila terkena manusia. Rai mengatakan, Washington telah berusaha keras menghancurkan bukti dokumenter tentang bom fosfor yang dipakai untuk menyerang sipil Fallujah.

Berita terbaru kebiadapan tentara AS ini turut membuat politisi sayap kiri radikal Italia turun ke jalan sebagai bentuk protes di Kedubes AS, Senin lalu. Di antaranya, Wakil Partai Komunis Piero Folena. Dia menyerukan agar PBB menyelidiki laporan tersebut. Selama ini opini publik di Italia sangat menentang agresi ke Iraq. (afp/ap/bbc/irib/jp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Tetap Ingin Dominasi Atas Internet
Tulisan selanjutnya Bush Tolak Komentar yang Dilontarkan Anggota Partai Oposisi Demokrat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?