Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Skandal Penerbangan “Ilegal” CIA Kembali Terkuak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Desember 2005 02:52
Bagikan
Bagikan

Jum’at, 9 Desember 2005

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Swiss, Calmy Rey, membeberkan aksi penerbangan ilegal oleh pesawat milik dinas rahasia AS (CIA) di atas udara negara Swiss. Koran Basler Zeitung terbitan Swiss edisi Selasa kemarin menulis, saat ditanya oleh sejumlah anggota parlemen Swiss soal aksi penerbangan ilegal oleh pesawat milik CIA yang memindahkan sejumlah orang ke berbagai negara untuk di interograsi.

Menurut Calmy Rey, pesawat CIA lebih dari 30 kali melintasi zona udara Swiss dan bahkan empat kali mendarat di bandara Jenewa.

Keberadaan penjara-penjara rahasia AS di Eropa timur dan aksi penerbangan pesawat angkut para tahanan milik CIA, untuk pertama kalinya diungkap oleh Koran Washington Post dan The Guardian. Akibatnya, dalam beberapa pekan terakhir ini para pejabat Gedung Putih dihadapkan pada satu lagi skandal besar.

Sebelumnya, November lalu, skandal pendaratan ‘ilegal’ dinas rahasia Amerika itu terkuak setelah koran Inggris, The Guardian menulis CIA telah lebih dari 300 melakukan penerbangan rahasia ke berbagai bandar udara Eropa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut laporan itu, CIA mengangkut orang yang dianggapnya sebagai pelaku teror ke penjara-penjara rahasia di Eropa.

Skandal Amerika ini juga mencuta tatkala Dewan Keamanan Nasional Austria mengadakan pertemuan khusus guna meninjau dugaan bahwa CIA melanggar wilayah udaranya pada tahun 2003.

CIA, ujar pihak Austria dilaporkan menerbangkan sejumlah tersangka dengan satu pesawat angkut CIA yang bermuatan sejumlah tahanan terbang dari Frankfurt, Jerman, di atas Austria dalam penerbangannya ke Azerbaijan di Asia Tengah 21 Januari 2003.

CIA juga memasuki wilayah Turki secara ‘ilegal’. Berita ini terungkap setelah Radio Turki Intanbuli, Suara RII, mengutip Ahmad Arsin, salah seorang anggota parlemen Turki dari Partai Republik Rakyat yang menilai bahwa pernyataan berkenaan dengan pendaratan pesawat-pesawat CIA di Turki.

Cara Amerika yang secara seenaknya saja memasuki wilayah negara lain dan mengambil orang-orang –yang menurutnya selalu disebut-sebut sebagai tersangka teror—sama halnya tak menghormati kedaulatan negara lain. (cha, berbagai sumber)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapolri Tegaskan Tak Ada Pengumulan Sidik Jari
Tulisan selanjutnya Presiden Iran Usul Israel Dipindahkan ke Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?