Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Kembali Tangkap 38 Anggota Ikhawanul Muslimin

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juli 2008 00:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mesir menahan sedikitnya 38 anggota Ikhawanul Muslimin menjelang pemilihan umum pada Minggu untuk empat kursi parlemen, yang ikut diperebutkan kelompok itu, kata sumber keamanan.

Sumber itu menyatakan mereka ditahan dalam dua hari terahir di Kafr Sheikh di delta Nil dan di kota pelabuhan Iskandariyah, Mesir utara.

Jurubicara Ikhawanul Muslimin menyebut jumlah yang ditahan 44 orang dan menyatakan semua terjadi pada Rabu. Penahanan itu terjadi saat Mesir bersiap mengadakan pemilihan umum pada Ahad di Iskandariyah dan Kafr Sheikh untuk empat kursi parlemen, yang kosong sejak 2005, ketika pemungutan suara ditunda sesudah terjadi tantangan hukum.

Sumber keamanan menyatakan yang ditahan itu sudah ikut berkampanye untuk calon dari Ikhawanul Muslimin. Beberapa dituduh menjadi anggota kelompok terlarang, sedangkan yang lain dituduh merencanakan pawai umum tanpa izin, kata sumber itu.

Ikhawanul Muslimin, kelompok oposisi paling besar di Mesir, merebut seperlima dari kursi di parlemen pada pemilihan umum 2005, yang diwarnai kekerasan. Pementah Mesir semenjak dulu paling ketakutan kelompok kuat dan mendominasi negeri itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak pemungutan suara 2005, pemerintah Mesir telah menghukum tokoh Ikhawanul Muslimin baik lewat pengadilan tentara dan menangkap ribuan anggota serta pendukungnya. Mereka juga mencegah kelompok Islam mendapatkan lebih banyak kedudukan terpilih.

Polisi Mesir pada tengah April menangkap 34 orang dalam tawuran di luar kantor pengadilan militer. Saat itu mahkamah militer akan menjatuhkan putusan atas perkara anggota kelompok tersebut.

Pejabat keamanan menyatakan polisi di luar pengadilan di Haikstep, timurlaut Kairo, itu bentrok dengan keluarga 40 tersangka di pengadilan itu saat mereka memaksa masuk gedung tersebut. Selain itu, tiga wartawan, termasuk jurupotret Spanyol bagi lembaga EFE, ditangkap dan kemudian dibebaskan.

Kartu perekam kameranya disita, kata kepala biro Kairo EFE Javier Otazu kepada kantor berita Perancis AFP.

Ke-40 anggota Ikhawanul Muslimin itu diadili sejak April tahun lalu dengan tuduhan membiayai kelompok terlarang dan sering menunda putusan. Terdakwa itu termasuk Khayrat Shater, tokoh nomor tiga di kelompok tersebut, bersama dengan pengusaha lain yang dikaitkan dengan kelompok itu. Harta mereka dibekukan serta diserahkan ke pengadilan militer pada Februari.

Pemerintah Mesir menuduh gerakan itu mencoba menghidupkan lagi sayap tentara bawah tanah untuk menumbangkan penguasa. Meski sering dizalimi, tidak ada hak banding terhadap putusan mahkamah militer tersebut. [tti/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penghormatan Tempat Limbah untuk Bush
Tulisan selanjutnya Dr. ‘Aidh Al-Qarni Diharap Hadiri ICIS III

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?