Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ahmadinejad: DK PBB Lakukan Manipulasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Juli 2008 07:29
Bagikan
Bagikan

ImageHidayatullah.com–Presiden Mahmoud Ahmadinejad meminta negara-negara berkembang untuk melawan ketidakadilan yang ditunjukkan Dewan Keamanan (DK) PBB dan badan dunia lainnya yang dianggapnya hanya mewakili kepentingan negara-negara besar saja.

Dilansir Reuters, Selasa (29/7), Iran menginginkan negara-negara internasional memperhatikan bagaimana cara negara-negara Barat yang ingin mengembangkan nuklir sesuai dengan keinginan dan dana dari mereka yang mana dikatakan oleh Ahmadinejad sebagai bentuk manipulasi yang dilakukan DK PBB dan badan dunia lainnya untuk melawan mereka.

DK PBB telah menjatuhkan tiga putaran sanksi yang merupakan batas akhir buat Iran jika tidak segera mengakhiri aktivitas pengayaan uranium yang menurut Iran adalah merupakan proyek perdamaian dan pembangkit listrik.

Ahmadinejad menyalahkan negara-negara super power yang mencoba menghalangi sebuah proyek pengayaan uranium untuk sebuah proyek kemanusiaan sementara negara-negara tersebut malah memiliki simpanan senjata nuklir yang canggih.

"Negara-negara besar tersebut telah mengalami kemerosotan dan tingkat pengaruh mereka mulai turun dari hari ke hari. Mereka telah mencapai sebuh titik dari berakhirnya kejayaan mereka," kata Ahmadinejad dalam pertemuan Non-Aligned Movement (NAM) atau Gerakan Non Aliansi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

NAM, kini memiliki 118 keanggotaan termasuk peninjau yang didirikan pada tahun 1961 di saat banyak negara-negara baru terbentuk serta tak ingin terjebak dalam Perang Dingin antara Moskow dan Washington.

"Segala bentuk usaha untuk mengubah dunia ini dan menyadari bahwa bergabung dengan kepentingan negara-negara anggota tak akan dibenarkan kecuali memberikan dorongan dan bekerja sama dengan seluruh anggotanya," kata Ahmadinejad.

Ia mengatakan bahwa kelompok ini harus bisa saling melindungi dan melawan segala bentuk agresi melawan semua agresor dan kekerasan yang dilakukan negara-negara besar terhadap negara-negara lain.

Ahmadinjead meminta pembentukan sebuah dewan arbitrase yang dapat menyelesaikan segala bentuk perselisihan antara anggota-anggota NAM dan juga dengan negara lain. Ahmadinejad menambahkan, DK PBB tidak akan pernah memberikan resolusi kepada AS karena negara tersebut memiliki kursi permanen di sana. [tti/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akademisi Israel Kritik Kebijakan Zionis
Tulisan selanjutnya Iran Dapat Pembelaan Dunia Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?