Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Australia Luncurkan Lexikon Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2009 18:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Untuk pertama kalinya, Australia mengeluarkan sebuah kamus yang bertujuan untuk memandu politisi, polisi, dan pegawai negeri dalam membahas Islam dan terorisme dalam upaya mengurangi sentimen anti-muslim yang terus berkembang.

Buku ini berjudul A Lexicon on Terror yang disponsori oleh Dellal’s Foundation dan kepolisian negara bagian Victoria. Buku ini dipublikasikan dan didistribusikan di kalangan petugas, pejabat, dan politisi Victoria pada akhir tahun, ujar Stephen Fontana, Asisten Komisaris dan Kepala Koordinasi Kontraterorisme dan Manajemen Darurat untuk Kepolisian Victoria. Bahkan sebelum dipublikasikan, buku ini semakin populer dan menjadi proyek nasional.

Dalam buku itu, politisi diberitahu tentang istilah-istilah yang harus dihindari saat berbicara tentang teror, termasuk istilah ‘terorisme Islam’, ‘fasis-Islam’, dan ‘Muslim moderat’.

Istilah lain seperti ‘penampilan Timur Tengah’ yang menyebutkan penampilan etnis dan fisik yang dapat dikaitkan dengan terorisme. Tapi satu istilah pertama yang harus dihindari para pejabat adalah ‘perang melawan teror’, yang diinterpretasikan oleh kalangan muslim sebagai perang melawan Islam, ujar Hass Dellal, ketua Yayasan Multikultural Australia (AMF).

Australia bukanlah negara pertama yang mengadopsi pendekatan linguistik untuk melepaskan Islam dari istilah terorisme.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada 2006, Austria, yang saat itu mendapat giliran sebagai ketua Uni Eropa, membuat dokumen yang berisi kosa kata tentang Islam dalam sebuah leksikon komunikasi publik yang pertama yang bertujuan untuk menghindari terminologi atau istilah yang menyudutkan tentang Islam. Dokumen itu menolak penggunaan istilah ‘terorisme Islam’ karena itu mengaitkan Islam dengan terorisme.

Kemenlu Inggris juga memerintahkan para diplomat dan juru bicaranya untuk tidak menggunakan kata ‘perang melawan teror’ untuk menghindari kesan negatif karena bersifat kontraproduktif.

Bahkan di Amerika, yang merupakan awal penggunaan istilah perang melawan teoris, pemerintahan mantan Presiden George W Bush tahun lalu mengeluarkan kamus berisi ungkapan dan istilah yang tidak boleh dipakai oleh para diplomat atau pejabat lain yang menghubungkan antara Islam dan terorisme.

Pihak pemberi sponsor menyebutkan gagasan itu muncul setelah seruan berulang-ulang dari masyarakat Australia. Banyak orang merasa prihatin karena mencap Islam dengan kekerasan dan terorisme.

Menurut Fontana, tujuan utama buku panduan itu adalah untuk mengurangi perasaan diasingkan di kalangan muslim Australia, khususnya kaum muda. Sebagian menilai pernyataan itu tidak berbahaya, namun ada sebagian lain yang menganggapnya sebagai suatu serangan. Atau mungkin ini semacam pendekatan lebih halus lagi kepada kaum Muslim. [iol/hat/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Survei: Pengetahuan Alkitab Mengalami Degradasi di Kalangan Remaja
Tulisan selanjutnya Prostitusi Samarinda Ditutup Selama Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Berita
21 Juli 2026 19:48
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?