Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Boikot Channel Televisi yang Bandel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Oktober 2009 14:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Satu lagi acara layar kaca yang mendapatkan sanksi berhenti sementara, “Makin Malam Makin Mantap” atau 4M. Sanksi itu dikeluarkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena banyaknya pengaduan dan laporan masyarakat tentang isi materi acara tersebut.

Program acara ini dianggap telah melakukan kesalahan fatal. Dalam salah satu episode tayangannya, membicarakan payudara dan alat kelamin secara vulgar.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Sasa Djuarsa Sendjaja, mengatakan, program 4M episode 2 Oktober 2009 dengan jelas telah melanggar UU Penyiaran pasal 36 ayat 5 huruf (b) serta Standar Program Siaran (SPS) pasal 11, pasal 13, pasal 17, pasal 65, pasal 19 ayat 3, serta pasal 23 ayat 1 dan 2. Penghentian sementara ini, kata Djuarsa, diberlakukan terhitung mulai tanggal 9 Oktober 2009 dan maksimum selama dua bulan.

Koordinator Bidang Isi Siaran KPI, Yazirwan Uyun, menjelaskan bahwa sanksi terhadap ucapan yang tidak pantas pada siaran langsung acara TV diberlakukan secara internasional. “Itu berlaku internasional,” katanya.

Sementara itu, pemerhati pendidikan yang juga mahasiswa Pascasarjana Kajian Islam dan Psikologi Universitas Indonesia Agung Trana Jaya, mengatakan bahwa ada kesan jika pengelola pertelevisian kerap mempermainkan aturan dan kode etika jurnalitik televisi dan hanya mementingkan capaian laba saja.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Saat ini TV telah menjadi mainstream (arus utama) penetrasi dan transformasi budaya hedonisme dan permisif, yang pelan-pelan menggerus dan menelantarkan moral anak bangsa.

“Jadi sebetulnya, media media saat ini sudah berubah akronim menjadi  monstrous, endoctrinate, destroy, insult, dan anarchi,” kata Trana kepada hidayatullah.com, Rabu (07/06) kemarin.

Tak dapat disangkal, kata Trana, bahwa TV telah acap kali mempertontonkan kengerian, melekatkan stigma, kekejiaan, atau mengetengahkan langgam anarkisme kepada publik, meski katanya sudah lulus sensor. Bahkan hal itu tak terhitung jumlahnya.

“Kalau seperti itu, mau di bawa ke mana arah hidup anak-anak kita yang memang sudah terjajah dengan hegemoni televisi,” ujar Trana menyayangkan.

Ditegaskan Trana, orangtua hendaknya harus mengambil sikap tegas. Jika menganggap televisi tak memberikan nilai edukasi kepada anak, maka tidak salah jika TV ditiadakan sama sekali dari dalam rumah.

“Lakukan aksi boikot. Kita tidak mati kok tanpa TV. Kalau hanya sekedar informasi, banyak media lain yang bisa digunakan selain televisi,” ujarnya.

Namun, jika hal itu tidak memungkinkan, maka menurut Trana, orangtua atau anak mestinya bisa selektif dan proporsional dalam memilih channel acara televisi. “Tetap harus ada kontrol,” imbuh Trana. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Guantanamo Tidak Jadi Ditutup Januari 2010
Tulisan selanjutnya Survei Terbaru AS: Jika Perlu Serang Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Berita
22 Juli 2026 10:39
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak

Terbaru

  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?