Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

30 Tahun untuk Pembantai Muslim Bosnia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Oktober 2009 23:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan kejahatan perang Bosnia memvonis seorang bekas pejabat Serbia hukuman penjara 30 tahun, Jumat (16/10), dengan tuduhan terlibat pembunuhan puluhan orang dalam pembantaian besar-besaran atas Muslim di Srebrenica 1995.

Namun, putusan terhadap Kapten Milorad Trbic (51) itu belum memuaskan para keluarga korban. Pengadilan membebaskan Trbic dari tiga tuduhan pembasmian etnik lainnya karena kurangnya bukti.

Ketua Majelis Hakim Davorin Jukic menyatakan, Trbic terbukti bersalah karena terlibat penyiksaan orang-orang Muslim Bosnia dari daerah kantung Srebrenica, serta penahanan, eksekusi cepat, pemakaman terhadap korban, dan menutupi jejak kejahatan itu.

Sekitar 8.000 pria dewasa dan pemuda Muslim tewas dalam pembunuhan besar-besaran di Srebrenica, setelah pasukan Serbia merebut wilayah kantung di Bosnia timur itu pada 1 Juli 1995, dalam peristiwa yang dianggap sebagai kekejaman terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

“Trbic juga mengatur pengusiran Muslim dari Srebrenica antara 10 Juli dan 30 November 1995,” kata hakim Jukic.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia mengawasi penahanan ribuan Muslim di beberapa sekolah di sekitar Srebrenica, tempat mereka ditahan dalam kondisi tak manusiawi, dan juga pengangkutan ke medan pembunuhan tempat mereka dieksekusi secara massal.

Trbic sendiri menembak mati sedikitnya 20 Muslim di sekolah GrBavci dan sedikitnya lima Muslim di sekolah Rocevici. Ia terlibat dalam penggalian makam korban untuk pemakaman massal pertama dan pemindahan mereka ke “pemakaman massal kedua” untuk menyembunyikan jejak kejahatan itu.

Tulang belulang lebih dari 6.000 korban Srebrenica telah ditemukan di kuburan-kuburan massal di Bosnia timur, tapi hanya sekitar 3.800 mayat yang dikenali sejauh ini.

Setelah perang Bosnia 1992-1995, Trbic melarikan diri ke AS tapi didapati bersalah melanggar Undang-Undang Imigrasi. Pada 2005 ia diserahkan ke Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY).

ICTY, yang mendakwa Trbic dengan tuduhan pembunuhan besar-besaran, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan pelanggaran undang-undang atau adat-istiadat perang, mengirim Trbic ke Bosnia untuk diadili pada Juni 2007.

Pengadilan kejahatan perang Bosnia dibuka pada 2005 untuk membantu mengurangi beban ICTY, yang merencanakan untuk mengakhiri tugas pada akhir 2010, mengambilalih kasus-kasus yang tergolong sedang atau rendah. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Workshop Batik dan Kaligrafi di Pakistan Angkat Pamor Indonesia
Tulisan selanjutnya Seorang Hakim di AS Tolak Beri Izin Pernikahan Beda Ras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Berita
5 September 2026 17:08
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?