Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Invasi AS dan Sekutunya Tewaskan 85 Ribu Warga

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Oktober 2009 12:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 85.000 warga Iraq tewas di negeri itu antara 2004 hingga 2008, demikian menurut perkiraan pertama yang dikeluarkan oleh Pemerintah Iraq sejak perang meletus. Perkiraan itu didasarkan pada surat kematian yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan yang telah memasukkan hitungan 15.000 jenazah tak teridentifikasi.

Perkiraan ini juga menghitung kematian mengenaskan awak militer, polisi, dan warga sipil, namun tidak memasukkan hitungan warga asing atau anggota kelompok perlawanan. Upaya terdahulu untuk memperkirakan jumlah korban tewas disebut-sebut kontroversial.

Laporan sebelumnya menggunakan hitungan dengan memakai metode berbeda-beda hingga menghasilkan taksiran antara 100.000 hingga lebih dari 500.000 kematian sejak 2003. Kementrian Hak Asasi Manusia memasukkan perkiraan ini dalam laporan HAM di negeri itu.

Angka mengerikan

Namun perkiraan itu tidak memasukkan hitungan korban yang jatuh pada beberapa bulan pertama setelah perang pecah, sesudah invasi yang dipimpin AS tahun 2003, karena saat itu tidak ada pemerintahan yang berfungsi di Iraq untuk merekam catatan kejadian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di antara para korban terdapat 1.279 anak, 2.334 perempuan, 263 profesor di universitas, 21 hakim, 95 pengacara, dan 269 wartawan.

Data hanya merujuk pada korban tewas akibat kejadian mengenaskan, seperti korban terbunuh akibat penembakan, pemboman, serangan mortir, dan pemancungan. Tidak termasuk di dalamnya faktor kematian tak langsung, seperti akibat rusaknya infrastruktur, tempat perawatan kesehatan, serta stres yang juga menyumbang pada banyak kematian.

Wartawan BBC Gabriel Gatehouse di Baghdad mengatakan, jumlah ini mungkin terlihat mengejutkan, namun sesungguhnya ini perkiraan yang relatif konservatif. Baik pendukung maupun penentang invasi AS ke Iraq menuding pihak lawan memanipulasi jumlah korban untuk mendapat keuntungan bagi agenda politik mereka sendiri, tambah Gatehouse.

Kenyataannya adalah, di tengah situasi kacau dan kekerasan yang terjadi setelah invasi, angka korban sesungguhnya mungkin tidak akan pernah terungkap. Taksiran korban terbaru versi Iraq Body Count, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang menghitung para korban sipil sejak perang dimulai, menyebut jumlah korban mencapai 93.540 jiwa. [ap/bbc/gbl/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Legislator Partai Republik Tuduh CAIR Susupkan Mata-mata
Tulisan selanjutnya Unta Mati, Aramco Dituntut 1 Juta Riyal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?