Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer Inggris Jadikan Masjid Sasaran Tembak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 April 2010 12:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Muslim Inggris, Kamis (8/4), menuntut permintaan maaf dari Kementerian Pertahanan atas penggunaan replika masjid sebagai target di tempat latihan menembak militer di Inggris Utara.

Bradford Council for Mosques (BCM), organisasi Muslim yang ada di wilayah sekitar lokasi, meminta agar replika masjid berkubah hijau dicopot, dan menjamin bahwa replika serupa tidak akan pernah digunakan lagi.

“Strukturnya memang menyimbolkan masjid,” kata jurubicara BCM, Ishtiaq Ahmed, kepada Reuters (8/4).

“Masjid adalah tempat ibadah kami, tempat damai, dan jika ada orang yang menganggapnya sebagai tempat berbahaya yang oleh karenanya harus ditembaki, maka hal itu sangat tidak bisa diterima.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak militer Inggris mencoba berdalih. Seorang sumber di kemiliteran mengatakan, bahwa mereka menggunakan hardboard di tempat latihan menembak di Catterick, North Yorkshire, untuk membuat struktur background agar kelihatan lebih realistik seperti keadaan di medan perang Afghanistan yang sesungguhnya. Struktur atau replika yang ada, katanya, tidak digunakan sebagai target langsung. Bentuk-bentuk lain khas Timur Tengah juga dipakai, seperti palem-paleman dan saluran irigasi.

Alasan pihak militer itu mengada-ada, karena menurut BCM, tempat latihan itu sama sekali tidak menyerupai apa yang akan dijumpai pasukan Inggris di Afghanistan.

“Jika mereka memakai replika jalan atau sebuah desa di Afghanistan dengan sebuah masjid seperti yang ada di lokasi sebenarnya, kami bisa memahaminya. Tapi ini, ada enam atau tujuh struktur yang diletakkan di jalur tembakan langsung. Siapapun yang melihat itu, pasti akan menyimpulkan bahwa struktur-struktur itu adalah masjid,” jelas Ahmed.

Sekitar 9.500 pasukan Inggris sekarang ini berada di Afghanistan, sebagai bagian dari pasukan gabungan yang dipimpin AS untuk memerangi Taliban.

Reuters melaporkan, Kementerian Pertahanan meminta maaf, dengan mengatakan bahwa mereka tidak pernah bermaksud untuk membuat struktur itu kelihatan seperti atau replika masjid.

“Kami berencana melakukan sebuah pertemuan dengan wakil-wakil dari komunitas Muslim, untuk mendengar keberatan mereka dan mendiskusikan langkah selanjutnya,” kata seorang jurubicara dalam sebuah pernyataan. [di/rtr/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sulit Memahami Perdebatan Cadar di Prancis
Tulisan selanjutnya Jaminan Obat Halal Hak Azasi Ummat Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?