Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasus Narkoba di Arab Saudi Meningkat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 April 2010 15:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah konferensi internasional yang membahas masalah narkoba mulai digelar di Saudi, Selasa kemarin. Setelah satu pekan sebelumnya pemerintah mengumumkan salah satu hasil tangkapan terbesar narkoba dalam sejarah Arab Saudi.

Konferensi yang diikuti lebih dari 480 pakar dari 26 negara itu akan fokus membahas perang melawan narkoba melalui pelatihan petugas keamanan, program-program pencegahan dan berbagi informasi.

Data United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menyebutkan, Arab Saudi menempati daftar teratas negara yang berhasil menyita obat-obatan jenis amfetamin selama tahun 1998-2007, yang jumlahnya mencapai 27% dari total hasil tangkapan di berbagai negara.

Annemarie Profanter, profesor dari Libera Università di Bolzano, Italia, yang meneliti perdagangan narkoba di kawasan Teluk khususnya Arab Saudi, mengatakan bahwa penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda Saudi terus meningkat. Mereka mengkonsumsi berbagai jenis narkoba seperti kokain, heroin, ganja dan alkohol. Termasuk obat-obat yang biasa diberikan dengan resep dokter seperti ridlin, oxyconton, seconal dan sebagainya.

Wilayah yang paling banyak kasus penyalahgunaan narkoba di Arab Saudi justru Propinsi Mekah. Dalam beberapa tahun belakangan, jumlahnya terus meningkat. Puncaknya pada tahun 2009 dengan jumlah sekitar 9.000 kasus, demikian menurut harian Al Madinah, Selasa (27/4).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Dr. Ashraf Shilbi dari Universitas King Saud, Riyadh, pertambahan kasus pertahunnya mencapai angka 1.000.

Wilayah kedua yang paling banyak kasus narkoba adalah Riyadh, disusul Jazan, Ash-Sharqiyah, Asir, Madinah, Tabuk, Al-Qassim dan Al-Jawf.

Jumlah pecandu yang dirawat di Jeddah naik dari 10.876 pada tahun 2000 menjadi 35.857 pada tahun 2009. Di Riyadh dari 13.520 melonjak jadi 40.515 pada periode yang sama. Sementara di Dammam pada tahun 2000 jumlahnya 1.263, naik menjadi 2.932 pada tahun 2009.

Menurut kajian yang dilakukan Dr. Shilbi, kejahatan narkotika dan obat terlarang melibatkan warga Saudi dan asing. Sekitar 22% yang terlibat sindikat penyelundupan narkoba adalah warga negara asing.

Beberapa negara yang mengkuti pertemuan internasional itu antara lain Yordania, Bahrain, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Sudan, Mesir, Libya, Libanon, Kuwait, Iraq, Suriah, Yaman, Rumania, Belgia, Australia, Perancis, Qatar, Uni Emirat Arab, Jerman, Austria, Rusia dan Iran.

Menurut peneliti dari UNODC, Thomas Pietschmann, tingginya angka kejahatan narkoba di Saudi tidak lepas dari pembangunan pesat negara kaya minyak itu. Di mana Saudi membuka hubungan dengan negara-negara maju dan mengimpor banyak pekerja asing.

Dalam presentasinya di hari kedua, Nawal Al-Shammari  menyampaikan hasil studinya. Kurangnya pendidikan pada anak dan kurangnya perhatian orangtua terhadap anak dituding menjadi penyebab penyalahgunaan narkoba. Kajian yang menyoroti usaha lembaga pendidikan dalam memerangi narkoba itu menilai, perlakuan kasar seperti memukuli anak dan menghukum mereka tanpa sebab yang jelas, membuat anak-anak frustasi dan menjadi nakal.

“Mereka kabur dari rumah dan mencari perlindungan orang tak bermoral yang menggunakan narkoba,” katanya ketika presentasi.
 
“Anak-anak putus sekolah rawan menjadi korban narkoba,” tambahnya.

Al-Shammari menyeru organisasi-organisasi sosial agar menyelenggarakan program bersama keluarga, untuk memberikan konsultasi kepada mereka bagaimana cara membesarkan anak-anaknya.

Acara tiga hari itu dibuka pada hari Selasa lalu oleh Wakil PM Kedua dan Menteri Dalam Negeri Pangeran Naif. Dalam acara yang dihadiri ratusan orang dari 26 negara itu juga digelar sesi khusus wanita. [di/an/tml/hidayatullah.com]

foto: sebuah toko obat di Saudi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Syiah Minta Panitia KUI Bersikap Proporsional
Tulisan selanjutnya 33 PW Masih Persoalkan Susunan Pengurus PBNU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?