Hidayatullah.com—Sebagaimana sudah dijanjikan Israel untuk menghadang semua kapan bantuan kemanusiaan, akhirnya kapal Rachel Corrie sudah digiring ke pelabuhan Ashdod.
Kapal bantuan kemanusiaan yang tengah menunju Gaza itu dicegat oleh militer Israel tanpa perlawanan.
Sebelumnya, reporter Al-Jazeera melaporkan bahwa kapal armada kebebasan dari Irlandia yang tengah menuju Jalur Gaza itu telah dihentikan di perairan internasional sekitar 35 mil dari Gaza oleh kapal-kapal Israel.
Kapal Irlandia ini tidak diperbolehkan memasuki Jalur Gaza. Demikian dilansir Al-Jazeera.net, Sabtu (5/6).
Kepala Biro Al-Jazeera, Walid Omari menambahkan bahwa Israel menarik kapal Irlandia tersebut ke pelabuhan Asdod, dan aktivis perdamaian dilarang untuk memasuki Gaza.
Dia juga melaporkan bahwa para aktivis kemanusiaan yang ada di kapal tersebut mempersilakan untuk diadakan pemeriksaan terhadap kapal mereka, akan tetapi dengan syarat pemeriksaan tersebut harus dilakukan di tengah laut dan oleh orang-orang yang netral.
Di sisi lain, Rami Abdu, salah seorang aktivis dari Eropa membantah bahwa Israel telah memasuki kapal Rachel Corrie atau telah menangkap sejumlah relawan kemanusiaan yang ada di dalam kapal tersebut. Ia menyatakan, Israel telah membuat berita bohong bahwa mereka telah berhasil menguasai kapal dari Irlandia itu.
Abdu mengaku putus komunikasi dengan Rachel Corrie, sehingga tidak dapat mengetahui secara persis bagaimana keadaan kapal tersebut. Dan ia meyakini bahwa kapal itu masih tetap menuju Gaza, namun kemungkinan besar berada di bawah pengepungan Israel. Ia mengatakan akan terus mencoba untuk menghubungi mereka. [sdz/jzr/bbc/hidayatullah.com]




