Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ditembak Israel, Aktivis AS Copot Bola Matanya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2010 13:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di tengah kehebohan serangan tentara Israel atas Mavi Marmara kemarin, di dekat pos pemeriksaan Israel di kota Qalandiya, berlangsung kejadian yang tidak kalah menyeramkan. Pada akhir Mei, sekelompok demonstran yang memprotes serangan Israel atas kapal-kapal Freedom Flotilla diserang tentara Israel, sehingga salah seorang aktivis asal Amerika Serikat kehilangan bola matanya.

Emily Henochowicz, gadis kulit putih berusia 21 tahun, terkena proyektil granat gas air mata yang ditembakkan tentara Israel tepat ke arah kepalanya.

Pasukan Zionis melontarkan berkaleng-kaleng gas air mata langsung ke arah demonstran tak bersenjata yang berasal dari Palestina dan beberapa negara  lainnya. Sontak kepanikan meliputi para demonstran dan orang-orang yang sedang mengantri di pos pemeriksaan Qalandiya, yang memisahkan Tepi Barat dengan wilayah pendudukan Israel.

“Mereka dengan jelas melihat kami,” kata Soren Johanssen, seorang relawan International Solidarity Movement (ISM) asal Swedia, yang berdiri dekat Henochowicz.

“Mereka dengan jelas melihat kami, bahwa kami warga internasional. Meskipun demikian, kelihatan sekali mereka berusaha melukai kami. Mereka menembakkan banyak kaleng (gas air mata) ke arah kami dengan kecepatan tinggi. Satu buah jatuh di samping Emily, kemudian yang ketiga mengenai wajahnya,” cerita Johanssen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Henochowicz seorang mahasiswi jurusan seni di perguruan tinggi bergengsi Cooper Union di East Village, kota Manhattan, harus kehilangan penglihatannya. Mata kirinya copot.

Dalam operasi yang dilakukan di Rumah Sakit Hadassah, Israel, dokter memasukkan 3 kepingan logam ke wajah atau bagian kepalanya. Rahang gadis itu harus diikat dengan kawat. Tulang-tulang yang melindungi tempat mata, tulang pipi dan rahang semuanya retak.

Pada hari Senin (31/5), Emily Henochowicz sedang berdiri melakukan protes damai bersama aktivis-aktivis lain dari Palestina dan beberapa negara lainnya, ketika tiba-tiba pasukan Israel menembakkan berkaleng-kaleng gas air mata. Kepada para aktivis di darat yang mendukung teman-temannya di Mavi Marmara saja tentara Israel begitu kejam, apalagi terhadap para peserta Freedom Flotilla.[di/imc/ism/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kongres Tokoh Agama Singgung Video Porno
Tulisan selanjutnya Unjuk Rasa Hamburg: Netanyahu, Seorang Bajak Laut!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?