Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia: Kecil Kemungkinan Assad Bertahan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Januari 2013 08:55 8:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Januari 2013 08:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev mengatakan, kesempatan Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk tetap berada di puncak kepemimpinan semakin “mengecil dan mengecil,”

lansir Reuters berdasarkan transkrip wawancara dengan CNN yang dirilis kantor Medvedev hari Ahad (27/1/2013).

“Menurut saya, setiap hari, setiap pekan dan setiap bulan kesempatannya untuk bertahan semakin mengecil dan mengecil,” kata Medvedev.

“Tapi, saya ulangi sekali lagi, masalah ini harus diputuskan oleh rakyat Suriah sendiri, bukan Rusia dan bukan pula Amerika Serikat atau negara lain.”

Tugas negara-negara asing, kata Medvedev, adalah mengajak pihak-pihak yang bertikai di Suriah duduk dalam satu meja untuk berunding, dan tidak hanya menuntut agar Assad lengser atau dieksekusi seperti Muammar Qadhafi atau dihukum seperti Husni Mubarak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rusia yang selama ini menjadi pendukung rezim Assad, juga mengkritik presiden Suriah yang dinilai terlalu lambat menjalankan agenda reformasi. Seharusnya, kata Medvedev, Assad mau duduk berunding dengan kelompok oposisi moderat yang sudah siap untuk membicarakan masalah Suriah.

“Saya secara pribadi sudah meminta Assad beberapa kali dan mengatakan, lakukan reformasi, adakan perundingan,” kata Medvedev.

“Sayangnya, dalam pandangan saya, kepemimpinan Suriah tidak siap untuk ini,” imbuhnya.

Rusia belakangan ini sudah beberapa kali memberikan sinyal kesiapan untuk menghadapi pengunduran diri Bashar al-Assad, seraya terus menegaskan bahwa pengunduran diri itu tidak boleh dipaksa oleh kekuatan-kekuatan asing.

Rusia menjual persenjataan ke Suriah dan menggunakan fasilitas pangkalan laut di Mediterania, satu-satunya pangkalan di luar negeri.

Tetapi menurut sebagaian analis, kebijakan itu didorong oleh keinginan Rusia untuk mencegah Amerika Serikat menggunakan kekuatan militer atau memanfaatkan dukungan Dewan Keamanan PBB untuk menggulingkan pemerintahan Assad.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konooz Buka Investasi Syariah Pertama di Libya
Tulisan selanjutnya Mufti Saudi Nasehati Pedagang agar Jangan Serakah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?