Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Berkunjung ke Sakinah Corner di Kramat Tunggak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Juli 2010 20:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Suasana berbeda terlihat ketika hidayatullah.com menyambangi Perpustakaan Masjid Jakarta Islamic Center (JIC). Di perpustakaan ini banyak sekali anak usia SD yang lalu lalang mencari buku. Tak biasanya melihat sebuah perpustakaan penuh dengan anak-anak. Selama ini memang pengunjung sebuah perpustakaan selalu didominasi orang-orang dewasa atau pelajar menengah dan mahasiswa.

Penanggungjawab Perpustakaan JIC, Paimun A. Karim mengatakan bahwa Perpustakaan JIC ini memang berupaya melakukan inovasi agar setiap lapisan masyarakat baik kecil maupun dewasa tumbuh minat bacanya. Itu sebabnya, selain menyediakan koleksi buku-buku umum, perpustakaan yang berdiri 7 Desember 2004 ini juga menyediakan buku untuk anak-anak dan buku parenting.

”Kami punya layanan Kids Corner dan Sakinah Corner,” kata Paimun kepada hidayatullah.com.

Dengan koleksi buku yang lengkap ini tak heran bila perpustakaan yang berdiri di bekas area lokalisasi prostitusi Kramat Tunggak Jakarta ini selalu dijejali beragam pengunjung, mulai dari anak-anak, pelajar, mahasiswa, bahkan ibu rumah tangga.

Mawardani (27) mengaku rutin mengajak anaknya yang berusia 4 tahun berkunjung ke Perpustakaan JIC.

Baca Juga

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi
Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam
Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’
Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

”Di sini lengkap, saya bisa baca buku-buku parenting dan anak saya baca buku anak-anak. Jadi kami tidak saling mengganggu, asyik dengan bukunya masing-masing. Kalau sudah di sini anak saya tidak mau pulang,” kata Mawardani.

Berdirinya perpustakaan JIC, kata Paimun, dilakukan dengan perencanaan yang matang. “Kami tak main-main mendirikan perpustakaan ini.”

Sebelum didirikan, pihak JIC mengundang pustakawan senior dari berbagai perpustakaan ternama di Jakarta, seperti Perpustakaan LIPI dan Perpustakaan UI. Mereka diundang untuk sumbang saran. Dari pertemuan ini dihasilkan kesimpulan bahwa untuk menjadi perpustakaan yang dicari masyarakat maka pengelola harus melakukan inovasi dan melengkapi fasilitas.

Paimun mengungkapkan bahwa untuk mensejajarkan perpustakaan yang dikelolanya dengan perpustakaan yang ternama dan telah berdiri sejak lama, tidak mungkin dilakukan dengan mengadakan koleksi buku-buku lama.

”Tidak mungkin kami mengejar ketertinggalan dengan menyamai koleksi buku di perpustakaan-perpustakaan yang sudah terkenal. Kita pasti ketinggalan jauh dengan koleksi buku-buku lama mereka,” kata alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Maka akhirnya pengelola Perpustakaan JIC memutuskan untuk memfokuskan koleksi buku-buku baru. Untuk membeli koleksi buku-buku baru, kata Paimun, pihaknya menganggarkan 200 juta rupiah per tahun. Dana itu diperoleh langsung dari Pemerintah DKI Jakarta. Dengan dana yang memadai ini tak heran meski usianya masih muda koleksi-koleksi buku di Perpustakaan JIC jumlahnya sudah ribuan.

”Saat ini koleksi buku kami 13.152 judul dan multimedia (DVD) 523 judul. Dalam sebulan paling tidak seratus buku dengan judul terbaru dan terpopuler kami tampilkan,” papar Paimun.

Dengan koleksi sebanyak ini tahun 2009 Perpustakaan JIC dinobatkan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Agama sebagai perpustakaan masjid terbesar ketiga di Indonesia, setelah Perpustakaan Masjid Istiqlal Jakarta dengan koleksi buku 16.916 judul dan Perpustakaan Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M. Yusuf Makassar dengan koleksi buku 13.734 judul.

Dengan penghargaan ini membuat pengelola semakin bersemangat untuk merebut posisi pertama. ”Insya Allah paling tidak, satu, dua tahun lagi kita bisa bersaing dengan Istiqlal dan Al Markaz,” kata Paimun.

Fasilitas Komplit

Selain koleksi buku-buku baru yang komplit, untuk kenyamanan pengunjung, Perpustakaan JIC dilengkapi berbagai fasilitas, seperti pendingin ruangan, loker, hot spot (area internet gratis), tiga unit komputer untuk akses internet, katalog digital, dan Kids Corner (ruang baca anak), Sakinah Corner, dan dua perangkat pemutar multimedia.

Untuk menikmati layanan Perpustakaan JIC, pengunjung bisa menjadi anggota dengan biaya administarsi pendaftaran Rp. 30.000 per tahun. Biaya itu akan digunakan untuk membuat kartu anggota. Untuk sementara Perpustakaan JIC hanya dibuka saat hari kerja Senin-Jum’at dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Dalam sebulan perpustakaan ini rata-rata dikunjungi 2000 orang.

Untuk merangsang minat baca masyarakat, pengelola setiap bulannya merilis anggota yang paling banyak meminjam buku. ”Kami beri hadiah buku, pin, atau souvenir lainnya,” tandas Paimun. [syaf/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mavi Marmara Diusulkan Jadi Hotel Terapung
Tulisan selanjutnya Wajib Ikuti Israel, Cukai Rokok Palestina Naik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Berita
5 Juni 2026 21:50
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Buka Bersama di Dam Square: Tikar Persaudaraan di Jantung Amsterdam

15 Maret 2026 16:19
Feature

South Lakes Islamic Centre Sambut Ramadhan dengan Buka Pintu bagi Jamaah dan Warga Non-Muslim

27 Februari 2026 07:00
Cermin

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta

3 Januari 2026 19:57
Feature

Mas Jazir: Dari Romo Mangun Sampai Masjidil Aqsha (bagian kedua)

26 Desember 2025 17:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?