Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Jelang Perundingan Langsung, Israel Setujui Pemukiman Baru

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Agustus 2010 12:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel hari Senin (2/8/2010) telah menyetujui pembangunan 40 unit tempat tinggal bagi pemukim Yahudi di wilayah pendudukan Pisgat Zeev Yerusalem Timur.

Keempat gedung masing-masing akan memiliki 10 apartemen. Sebelumnya Israel telah menyetujui 32 unit lainnya bulan lalu. Keputusan itu merupakan bagian dari rencana besar pembangunan 210 unit tempat tinggal bagi pemukim Yahudi.

Israel nyata-nyata tidak mematuhi perjanjian penghentian sementara pembangunan pemukiman Yahudi, yang baru akan berakhir September mendatang.

Otorita Palestina telah mengajukan perpanjangan pembekuan pembangunan pemukiman, tapi Perdana Menteri Benyamin Netanyahu mengatakan permintaan semacam itu tidak bisa dipahami dan merupakan ‘bunuh diri politik’.

Keputusan Israel itu diambil ketika Palestina-Israel diminta melakukan perundingan langsung. Dan hal ini bukannya tidak diketahui oleh Komite yang bertugas memberikan izin bagi pembangunan.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Kobi Kahloon yang menjadi Ketua Komite bahkan menyatakan pembangunan pemukiman itu merupakan hak warga Israel.

“Kami tidak memiliki wewenang untuk mencegah siapa pun dari hak yang selayaknya mereka dapatkan.”

Tentu saja ‘siapa pun’ yang dimaksud terbatas pada orang-orang Yahudi, orang Palestina tidak termasuk.

Berbicara kepada Al-Jazeera, mantan Wakil Walikota Yerusalem Yosef Alalo menyatakan, ia tidak keberatan dengan Pisgat Zeev. Hanya saja waktu pengumumannya ‘kurang tepat’.

Keputusan Israel itu diumumkan hanya beberapa jam setelah jurubicara Deplu Amerika Serikat PJ Crowley mengatakan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukan perundingan langsung.

Ulah Israel ini bukan yang pertama kalinya. Komite pembangunan pemukiman menyetujui pembangunan 1.600 unit rumah di Ramat Shlomo pada bulan Maret silam, hanya beberapa jam sebelum Wapres AS Joe Biden tiba di Israel untuk melakukan kunjungan.

Ketika itu Biden berkata, keputusan Israel itu “meremehkan kepercayaan AS.”

Pisgat Zeev adalah pemukiman yang dihuni oleh sekitar 50.000 Yahudi, yang terletak di sebelah utara kota Yerusalem. PBB menyatakan pemukiman tersebut ilegal. [di/ajr/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika: Sekarang Waktu yang Tepat untuk Negosiasi Langsung
Tulisan selanjutnya Masyarakat Internasional Kalah Perang Lawan Taliban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Berita
21 Juli 2026 22:34
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?