Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Khmer Merah Ieng Sary Meninggal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Maret 2013 10:37 10:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Maret 2013 10:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan pemimpin senior Khmer Merah Ieng Sary telah meninggal dunia, demikian diumumkan pengadilan Kamboja dukungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, lapor BBC Kamis (14/3/2013).

Ieng Sary meninggal dalam usia 87 tahun dan sedang menjalani sidang kejahatan perang atas genosida yang dilakukannya selama rezim Maois berkuasa di Kamboja tahun 1975-1979.

Ketika pembantaian jutaan rakyat itu terjadi, Ieng menjabat sebagai menteri luar negeri dan kerap menjadi satu-satunya penghubung antara rezim Kamboja dengan dunia internasional.

Dia bersama tiga terdakwa lain dituduh terlibat program pembantaian atas rakyat Kamboja dengan jumlah korban tewas melebihi 2 juta orang.

Ieng Sary, yang sempat dirawat sejak 4 Maret lalu di rumah sakit, konon bertanggungjawab membujuk para cendikiawan Kamboja yang melarikan diri ke luar negeri pada masa Khmer Merah untuk kembali ke negaranya dengan alasan membantu pembangunan negerinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Banyak di antara para cendikiawan itu yang kemudian dibunuh.

Ieng Sary disidang mulai Nopember 2011 bersama “Kakak Kedua” Noun Chea dan mantan presiden Khieu Samphan. Ketiga tokoh senior Khmer Merah itu menolak dakwaan tersebut.

Istrinya, Ieng Thirith, juga ikut diajukan ke meja hijau, tetapi tidak bisa hadir dalam persidangan karena sakit. Wanita itu diduga menderita Alzheimer.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buang Sial 6.000 Bangkai Babi China Terapung di Sungai Huangpu
Tulisan selanjutnya Kekuatan Mukmin di Hati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah

Berita
12 September 2026 09:43
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied

Terbaru

  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?