Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penulis AS Usulkan Larang Khitan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang penulis asal San Fransisco, Llyod Schofield mengusulkan agar khitan dijadikan ilegal karena dianggap merupakan bagian dari mutilasi alat kelamin.

Menurutnya, pemotongan kulit kelamin itu merupakan suatu bentuk mutilasi, sehingga harus dilarang secara hukum.

Schofield membandingkan khitan dengan tato. Ia bilang, mentato anak saat ini dianggap sebagai bentuk kejahatan. Sementara, khitan yang menurutnya lebih menyakitkan dibandingkan tato, justru tidak dilarang.

Dalam proposalnya, Schofield mengatakan bahwa hukuman yang pantas untuk orang yang menghitan anak adalah sebesar 1.000 dollar AS atau setara dengan penjara satu tahun.
Namun Profesor Peter Keane, Dekan Emeritus di Golden Gate University School of Law mengatakan usulan itu bukan konstitusional.

“Ini bukan konstitusional. Ini akan menjadi pelanggaran terhadap hak Amandemen Pertama untuk Kebebasan Beragama. Agama seperti udaisme yang membutuhkan (khitan/sunat) sebagai bagian penting dari sistem kepercayaan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekedar diketahui, agar usulan ini diterima, maka Schofield harus mengumpulkan 7.100 tanda tangan.

Sebagaimana diketahui, tradisi khitan dikenal dalam Islam dan Yahudi. Bahkan baru-baru ini, organisasi kesehatan dunia, WHO, mengakui khitan bagi kaum pria secara signifikan bisa melindungi kaum pria heteroseks dari bahaya HIV.

Dikutip BBC, lembaga ini mengatakan, program pengkhitanan bisa menyelamatkan tiga juta jiwa dalam waktu 20 tahun ke depan.WHO bahkan menjadikan khitan sebagai kampanye memerangi HIV.

Berbagai uji coba baru-baru ini meyakinkan para pakar bahwa seorang pria yang dikhitan, bisa mengurangi resiko HIV lewat penularan seksual heteroseks, sebesar 60 persen.

Meski demikian, Kepala urusan HIV-AIDS WHO, Kevin de Cock, mengatakan, meski sudah dikhitan, kaum laki-laki harus tetap melindungi diri dan menghindari perilaku berisiko.

“Khitan laki-laki jangan dilihat sebagai satu-satunya tindakan. Khitan merupakan strategi pencegahan tambahan,” katanya kepada BBC.

“Kaum laki-laki harus sadar bahwa sunat hanyalah perlindungan parsial. Tindakan preventif lain diperlukan, dan kita harus berjaga-jaga agar tindakan preventif lain tidak ditinggalkan,” tambah Kevin de Cock. [SFWeekly/bbc/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahfud MD: Bencana Ketidakadilan Adalah Ancaman Negara
Tulisan selanjutnya Langkah Berikutnya Australia, Larang Iklan Rokok di Internet

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?