Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

India Juga Ikut Ancam BlackBerry

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Januari 2011 15:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatulllah.com–Tak hanya Indonesia saja rupanya yang ikut terusik keberadaan BlackBerry,  Selasa kemarin, produsen BlackBerry, Research in Motion (RIM), minta waktu antara 18 hingga 24 bulan untuk memenuhi tuntutan Pemerintah India, yaitu akses basis data internet dan layanan pesan khusus pada ponsel pintar itu. Alasannya, RIM masih harus membenahi kendala teknis.

Sebagainaba ditulis  harian India, The Economic Times dan Mint, akhir pekan lalu berdasarkan bocoran hasil rapat antara pemerintah India dan RIM pada 29 Desember 2010. Kabar itu juga dimuat di laman The Inquirer.

Pada Oktober tahun lalu, India mengancam akan memblokir layanan BlackBerry bila tidak bekerja sama dengan menyediakan akses basis data internet dan layanan pesan BB kepada pihak berwenang, yang populer dengan sebutan BBM. Seperti di banyak negara, basis data yang mereka pesan para pengguna BB itu tidak bisa diakses oleh operator lokal karena disimpan di server khusus RIM, BlackBerry Enterprise Server (BES), yang berlokasi di Kanada.

Bagi India, akses data itu sangat penting karena menyangkut keamanan nasional. Maka India saat itu memberi waktu bagi RIM untuk memenuhi tuntutan mereka selambat-lambatnya pada akhir Januari 2011.

Sebelumnya,   Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring juga mengancam   RIM  terkait pemblokiran akses pornografi. Ia mengancam akan membawa ke jalur hukum jika tenggat waktu yang diberikan tak dipenuhi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

\”Kita proses secara hukum kalau nggak juga dua pekan ini. Dua minggu itu sampai tanggal 21 Januari,\” ujarnya saat ditemui di sela rapat kerja pemerintah, di Balai Sidang Jakarta (JCC) Senayan, Jakarta, Senin (10/1).

Melalui akun Twitter-nya, Tifatul juga memberikan alasan bahwa RIM (Research in Motion), selaku produsen BlackBerry, ditengarai RIM meraup keuntungan sekitar Rp 2,268 triliun setiap tahunnya tanpa membayar pajak kepada pemerintah Indonesia.

\”Dengan rata-rata menagih 7 dollar Amerika per orang per bulan, RIM menangguk pemasukan bersih Rp 189 miliar per bulan atau Rp 2,268 triliun per tahun. Uang rakyat Indonesia untuk RIM.\”

Selain tidak membayar pajak, RIM tak pernah membangun infrastruktur jaringan sedikitpun di Indonesia, dan hanya menumpang pada jaringan yang dimiliki enam operator seluler di sini.

Menurut Tifatul, pemerintah telah lama meminta pemblokiran, tepatnya sejak Ramadhan tahun lalu. Padahal, sejumlah provider lain sudah mematuhi instruksi tersebut. Ia menekankan bahwa peraturan serupa juga harus berlaku bagi perusahaan asing. [vv/it/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembunuhan Gubernur Pakistan Satukan Kelompok Islam
Tulisan selanjutnya Israel Meminta Amerika Serang Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian

Berita
2 November 2026 12:57
Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?