Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lima Masjid Dibakar dan 30 Tewas dalam Konflik di Myanmar Terbaru

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Maret 2013 08:03 8:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Maret 2013 08:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Jum’at malam, dilaporkan lima masjid terbakar dan dilaporkan 30 orang meninggal selama kekerasan yang kaum Muslim dan umat Budha di Myanmar (atau juga sering disebut Burma) yang berlangsung sejak hari Rabu. Namun sampai saat ini belum ada kepastian secara resmi mengenai jumlah orang tewas.

Akibat musibah ini, pemerintah setempat memberlakukan jam malam pada hari kedua.

Meski kekerasan sudah mulai reda pada hari Jumat pagi (22/03/2013) tetapi kota Meikhtila tetap tegang dan berbahaya. Demikian kata Win Htein, seorang anggota parlemen Burma dari partai oposisi Liga Demokrasi Nasional. [Baca: Masjid Dibakar, Bentrokan Muslim-Buddha di Myanmar Kembali Terjadi]

“Rumah-rumah warga Muslim yang dibakar terus terbakar tetapi penduduk kaum Budha yang marah dan biarawan menghambat pihak berwenang memadamkan kebakaran,” jelas Win Htein dikutip Voice of America (VOA).

Kekerasan tersebut diawali oleh pertengkaran antara seorang Muslim pemilik toko emas dan pelanggannya seorang pemeluk Budha. Seorang biksu termasuk di antara para korban yang pertama tewas, mengakibatkan meningkatnya ketegangan dan memicu kemarahan massa Budha di daerah penduduk Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Win Htein, Meikhtila adalah kira-kira 550 kilometer sebelah utara kota besar Yangon yang berpenduduk kira-kira 100 ribu orang, dan sepertiga penduduknya Muslim. Sebelum kekerasan pekan ini, masyarakat Muslim di wilayah tersebut memiliki sekitar 17 masjid.

Sulit menentukan besarnya kerusakan di kota itu, karena penduduk terlalu takut keluar ke jalan-jalan dan berlindung di biara-biara atau tempat lain yang jauh dari kekerasan.

“Kami tidak merasa aman dan kami sekarang telah pindah ke dalam biara-biara,” kata Sein Shwe, seorang pemilik toko. “Keadaan tidak dapat diperkirakan dan berbahaya.”

Banyak penduduk beragama Islam dilaporkan telah melarikan diri dan mencari perlindungan di sebuah lapangan olahraga. Muncul laporan juga bahwa wartawan yang bekerja di kota Meiktika diancam.

“Ketika saya melompat dari mobil, sekelompok orang mulai menyerang saya. Mereka memukul saya dengan pedang dan pisau,” kata seorang pengungsi Muslim yang kini berlindung di stadion.

Semenjak berlangsungnya peristiwa ini, Kota Meiktila dilaporkan tertutup untuk umum bahkan wartawan tidak diperbolehkan masuk. Kantor presiden Thein Sein mengatakan pengumuman keadaan darurat ini akan membuka jalan bagi militer untuk mengembalikan kestabilan di kota yang terletak 130 kilometer di sebelah utara dari ibu kota Naypyidaw.

Namun beberapa video yang muncul di jejaring media social, sebagaimana dikutip ABC, Australia, menunjukkan gedung-gedung yang terbakar, dan beberapa saksi mengatakan adanya jenazah-jenazah manusia bertebaran di jalan-jalan.

Sejak konflik terjadi di wilayah Rakhine tahun lalu, lebih dari 110 kaum Muslim Rohingya telah meninggal dan 120.000 orang telah kehilangan tempat tinggal. Mereka juga melarikan diri dengan kapal-kapal, banyak di antaranya menuju Malaysia, Bangladesh bahkan Indonesia. Yang memilikukan, keberadaan mereka yang butuh penampungan dan tempat tinggal layaknya manusia justru ditolak di mana-mana, termasuk di Indonesia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya New York Times: “Kubah Besi” Zionis Gagal Menangkal Serangan Mujahidin
Tulisan selanjutnya Demonstrasi di Iraq Protes Kebijakan PM Nuri al-Maliki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?