Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Mesir Mulai Tak Ramah, WNI Makin Khawatir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Februari 2011 23:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para mahasiswa Indonesia di Mesir rupanya mulai merasakan sikap kurang bersahabat beberapa warga Mesir. Kondisi ini rupanya semakin membawa suasana mencekam bagi bagi WNI di tempat itu.

Haqqy Mahfudz (24), mahasiswa asal Bangil, Pasuruan, yang kini kuliah di Al Azhar mengatakan, di beberapa tempat dilaporkan juga masih banyak sweeping terhadap warga asing.

“Selain masih sering kena sweeping, warga negara Mesir semakin tidak bersahabat dengan kita, “ ujarnya kepada hidayatullah.com, Selasa sore waktu Mesir.

Bahkan menurutnya, pengurus asrama bu’us, asrama para mahasiswa dari seluruh penjuru dunia yang belajar di lembaga pendidikan Al-Azhar sudah ada yang mengusir anggota.

Menurut Haqqy, sikap tak ramah beberapa kalangan warga Mesir itu akibat lontaran anggota DPR RI, Anis Matta yang dikutip radio lokal Kairo.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Orang asrama bu’us aja udah pada ngusirin anggota nya kok, “ ujar Haggy.

Kekerasan

Sementara itu, seorang mahasiswa Al-Azhar bernama Adi Zuta Sutantovic dalam group Facebook “MENDESAK EVAKUASI TOTAL MASISIR”, Selasa (8/2) melaporkan, beberapa WNI sudah mulai mendapatkan kekerasan fisik dan teror.

Dalam tulisannya, Adi Zuta melaporkan, pada hari Selasa, 7 Februari ada 4 kejadian memilukan yang dialami para mahasiswa asal Indonesia.

Pertama, Minan, seorang mahasiswa asal Pekalongan (masuk kloter ke 4), dikabarkan telah ditendang dengan keras tanpa sebab oleh pemuda Mesir.
Mereka berteriak-teriak mengatakan, “cepat pergi dari negara kami” dan teriakan itu masih diulang-ulang meski Minan sudah menyeberang jalan.

Kedua, Rahmat Fadli, mahasiswa asal Riau. Ia dilaporkan di todong pistol oleh sopir taksi. Tak hanya itu, dia digeledah dan diambil uangnya.

Ketiga, dalam sebuah kejadian di angkot, ibu-ibu Mesir dan seseorang telah mengintimidasi mahasiswa (salah satu admin dan beberapa kawan mahasiswa) dengan obrolan bahwasanya orang asing ikut membantu revolusi dan menyuruh para WNI segera keluar Mesir,

Keempat, Ahmad Saukan, seorang mahasiswa asal Madura, dilaporkan dibentak-bentak pengurus asrama bu’us dan menyuruh pulang (meninggalkan Mesir).

“Padahal selama ini, pengurus asrama bu’us selalu ramah,” tulis Adi Zuta.

“Tak hanya itu, dilaporkan masih banyak kasus-kasus yang mengindikasikan bahwa kehadiran orang asing sudah tidak diinginkan lagi di sini. ini mengisaratkan bahwasanya orang asing dalam bahaya dan akan terjadi sesuatu yang besar dan di luar prediksi oknum-oknum yang mengatakan mesir aman, “ tambah Zuta.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meski Ditentang, Kemenkes Tetap Akan Berlakukan RPP Tembakau
Tulisan selanjutnya MUI Jatim: Kasus Pandeglang Akumulasi Masalah Selama Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid

Berita
22 Juli 2026 12:30
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?