Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pejabat Intelijen AS Hadapi Pertanyaan Sulit Menyangkut Ikhwanul Muslimin

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Februari 2011 10:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) menghadapi pertanyaan-pertanyaan sulit dari anggota parlemen pada hari Rabu atas oposisi terbesar Mesir Al Ikhwan al Muslimun atau dikenal Ikhwanum Muslim. Lembaga mata-mata adikuasa itu mengakui kurangnya pandangan atas kelompok tersebut.

Direktur CIA, Leon Panetta, salah satu pejabat intelijen AS yang turut memberikan kesaksian di hadapan Komite Intelijen di Capitol Hill tanggal 16 Februari 2011, berjuang untuk menjawab pertanyaan tentang agenda gerakan tersebut, di tengah tuduhan bahwa layanan mata-mata tersebut tidak siap dengan kerusuhan di Kairo yang memaksa orang terkuat Mesir, Hosni Mubarak, untuk mundur pekan lalu.

Direktur Intelijen Nasional James Clapper mengatakan kepada senator dalam sidang bahwa kelompok itu tidak berbicara dengan satu suara dan bahwa dia tidak yakin tentang sikap Ikhwanul Muslimin terhadap Iran, perjanjian perdamaian Mesir-Israel, dan penyelundupan senjata ke Gaza.

“Sulit untuk saat ini merujuk ke sebuah agenda tertentu dari Ikhwanul Muslimin sebagai sebuah kelompok,” katanya.

Dianne Feinstein, ketua komite intelijen, yang tidak puas berkata, badan mata-mata tersebut perlu untuk berbuat lebih baik dalam memahami kelompok yang bisa membentuk berbagai peristiwa dalam politik Mesir yang saat ini sedang vakum.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dari perspektif intelijen, amat penting jika kita mengetahui apa posisi (Ikhwan) dan apa yang cenderung akan terjadi. Mesir merupakan negara kunci di Timur Tengah. Dan saya khawatir tentang itu,” katanya.

Buat Partai

Ikhwanul Muslim dilarang di Mesir sejak 1954 dan pengikutnya dizalimi selama berpuluh-puluh tahun oleh rezim Jamal Abdul Nasser, Anwar Sadat hingga Hosni Mubarak.

Kelompok yang paling tidak disukai Amerika dan Israel ini turut andil mendukung revolusi Mesir, yang menggulingkan Hosni Mubarak dari kursi presiden pada 11 Februari lalu.

Jatuhnya Mubarak, memungkinan kelompok ini menata ulang kehadirannya dalam kancah politik di Mesir dengan menyiapkan partai.

“Kelompok Ikhwanul Muslimin yakin pada kebebasan membentuk partai politik. Kami sangat ingin membentuk partai politik,” ujar juru bicara Ikhwan, Mohammed Mursi.

Pemimpin senior Ikhwan, Essam al-Erian, mengatakan jika partai Ikhwan terbentuk, mereka akan menempatkan kandidat untuk calon anggota parlemen. Sedangkan untuk calon presiden, al-Erian menjamin Ikhwan tidak akan ikut bersaing.

Langkah ini diambil Ikhwanul Muslimin untuk mencegah kontroversi yang akan timbul di masyarakat terkait pencalonan kandidat dari Ikhwan. Gerakan ini terkenal mendukung hukum syariah di Mesir, sehingga pencalonan di kursi presiden akan membuat citra tersebut kembali mencuat di masyarakat Mesir yang terbiasa dengan pemerintahan yang sekuler.

“Kami juga tidak mengincar kursi mayoritas pada parlemen berikutnya. Ini saatnya membentuk solidaritas, persatuan. Kita perlu konsensus nasional,” ujar al-Erian yang membenarkan dewan syuro Ikhwanul Muslimin telah memutuskan untuk membentuk partai.

Beberapa hari sebelum ini, wakil Ikhwan, Dr. Ashraf Abdul Ghaffar bertolak ke Turki. Meskipun belum ada dialog resmi antara Turki dan Ikhwanul Muslimin di Mesir, seorang diplomat senior Turki hari Kamis mengatakan, pertemuan menunjukkan kemungkinan besar terjadi dialog di tingkat partai. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Syariah Tangkap Tiga Pemabuk
Tulisan selanjutnya Masjid Terbesar Dibangun di India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ketua Umum MUI Usulkan Danantara Syariah Indonesia untuk Perkuat Ekonomi Umat

Berita
25 Juli 2026 10:45
MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Hanifuddin Chaniago: Program Kerja Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemuda Hidayatullah
MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII

Terbaru

  • Mahfud MD: Aturan Pidana Terkait LGBT Bisa Diterapkan Jika Ada Kesepakatan Nasional
  • KH. Naspi Arsyad: Pemuda Jangan Terjebak Zona Nyaman
  • Hanifuddin Chaniago: Program Kerja Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemuda Hidayatullah
  • Deputi Kemenpora Buka Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta: Jadilah Penggerak Bangsa Menuju Indonesia Emas
  • Arcandra Tahar: Kedaulatan Energi Ditentukan oleh SDM, Teknologi, dan Investasi
  • Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta Bahas Penguatan Peran Pemuda sebagai Penggerak Bangsa
  • Zulkifli Hasan Ajak Umat Islam Perkuat Kedaulatan Pangan, Sebut Swasembada Kehormatan Bangsa
  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?