Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muammar Qadhafi Dinilai Lakukan Genosida

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Februari 2011 23:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Muammar Qadhafi semakin gelap mata. Sejumlah pesawat tempur membombardir sejumlah titik-titik demonstrasi antirezim Qadhafi, di Ibukota Tripoli, India, Senin (21/2) waktu setempat.

Seorang demonstran Adel Mohammed Saleh kepada televisi Al Jazeera mengaku menyaksikan peristiwa pengeboman itu.

“Pemboman ini tak terbayangkan. Pesawat tempur dan helikopter mengebom sejumlah wilayah secara membabi buta. Sangat banyak yang mati,” kata Adel.

Demonstran lain menyebut serangan brutal pasukan militer Qadhafi itu bak acara pemakanan massal.

“Rakyat kami mati. Ini semacam kebijakan bumi hangus. Setiap 20 menit mereka ngebom,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ditanya soal kemungkinan serangan itu berlanjut, Saleh mengatakan, “Ini akan terus berlanjut, terus berlanjut. Setiap orang yang bergerak, bahkan di dalam mobil pun, mereka (pasukan militer Qadhafi) akan menyerang.”

Belum ada verifikasi atas laporan itu. Namun, Faith al-Warfali, aktivis Libya yang memimpin Komite Libya Kebenaran dan Keadilan di Swiss, mendengar laporan serupa. Al-Warfali turut ambil bagian dalam aksi protes di depan kantor PBB di Jenewa.

“Pesawat militer menyerang warga sipo, juga pengunjuk rasa di Tripoli saat ini. Warga sipil ketakutan. Di mana PBB, dimana amnesti internasional,” kata al-Warfali.

Gelombang protes yang berlangsung enam hari terakhir telah merenggut banyak korban jiwa. Saiful Islam, putra Qadhafi, bahkan mengucap kekhawatirannya akan terjadi perang saudara jika demonstrasi antirezim ayahnya terus berlangsung. Ia mengatakan, militer masih mendukung kekuasaan ayahnya yang memimpin Libya sejak 1969.

Sementara itu pemimpin Libya Muammar Qadhafi menegaskan bahwa dirinya tak akan mundur. Meski demikian nampaknya Muammar Qadhafi bakal terguling.

Koalisi Ulama Libya juga memerintahkan umat Islam Libya untuk memberontak. Sejumlah diplomat Libya juga mendukung pemberontakan.

“Merupakan kewajiban umat Islam Libya untuk melawan pemimpin Libya. Mereka telah menunjukkan arogansi sepenuhnya tanpa hukuman dan meneruskan, bahkan meningkatkan, kejahatan berdarah mereka terhadap kemanusiaan. Mereka dengan demikian telah menunjukkan ketidaksetiaan sepenuhnya pada petunjuk Tuhan dan rasul-Nya,” kata kelompok itu, yang disebut Jaringan Ulama Bebas Libya.

“Hal itu membuat mereka tidak layak memerima kepatuhan dan dukungan, dan melakukan perlawanan terhadap mereka dengan semua cara yang mungkin adalah kewajiban yang ditakdirkan Tuhan,” kata kelompok itu dalam satu pernyataan yang diperoleh Reuters, Senin.

Sementara itu sejumlah diplomat Libya di PBB hari Senin mendukung seruan-seruan pengunduran diri Qadhafi, demikian dilaporkan media AS.

Wakil Duta Besar Ibrahim Dabbashi mengatakan kepada CNN, Qadhafi telah “mendeklarasikan perang” dengan rakyat Libya dan sedang melakukan “genosida”.

Dalam pernyataannya di televisi itu hari Senin (21/2) Qadhafi mengatakan dirinya menentang pergolakan terhadap kepemimpiannnya yang sekarang tengah berlangsung di Libya.

“Saya berada di Tripoli dan bukan di Venezuela,” katanya yang nampak dilindungi sebuah payung besar, bersandara di jok depan sebuah van.

Sejumlah laporan menyebutkan Qadhafi telah terbang ke Venezuela yang dipimpin sahabatnya yang dikenal sebagai seorang revolusioner yakni Presiden Hugo Chavez. Pasukan Libya yang setia kepada Qadhafi berjuang mempertahankannya dalam bentrok berdarah di wilayah Libya terutama Tripoli.

Baku tembak terjadi di ibukota Libya tersebut dan seorang aktivis menyatakan sejumlah pesawat tempur membom Tripili.

Amerika melalui Menlu AS Hillary Clinton menilai waktunya untuk menghentikan pertumpahan darah yang tidak bisa diterima ini.

Sebelumnya, ulama Muslim berpengaruh Mesir, Syeih Yusuf al-Qaradhawi, telah mengeluarkan fatwa halal menembak  pemimpin Muammar Qadhafi.

“Saya disini memfatwakan siapapun  di dalam angkatan bersenjata Libya yang mampu dan memiliki kesempatan menembakkan peluru ke Qadhafi harus melakukannya,” kata Qaradhawi yang sebelumnya bermukim di Qatar, kepada telivisi Al Jazeera.

Ia juga menyerukan tentara Libya “untuk tidak mematuhi perintah menyerang terhadap rakyatnya sendiri”. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Kecam Pemerintah Libya
Tulisan selanjutnya Institut Kepemimpinan Muslim AS Berupaya Cetak Generasi Baru Pemimpin Muslim AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arcandra Tahar: Kedaulatan Energi Ditentukan oleh SDM, Teknologi, dan Investasi

Berita
26 Juli 2026 21:00
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
Zulkifli Hasan Ajak Umat Islam Perkuat Kedaulatan Pangan, Sebut Swasembada Kehormatan Bangsa
Indonesia dan Australia Resmikan Kemitraan KITA SEHAT untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional
Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah

Terbaru

  • KH. Naspi Arsyad: Pemuda Jangan Terjebak Zona Nyaman
  • Hanifuddin Chaniago: Program Kerja Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemuda Hidayatullah
  • Deputi Kemenpora Buka Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta: Jadilah Penggerak Bangsa Menuju Indonesia Emas
  • Arcandra Tahar: Kedaulatan Energi Ditentukan oleh SDM, Teknologi, dan Investasi
  • Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta Bahas Penguatan Peran Pemuda sebagai Penggerak Bangsa
  • Zulkifli Hasan Ajak Umat Islam Perkuat Kedaulatan Pangan, Sebut Swasembada Kehormatan Bangsa
  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?