Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Renovasi Makam Abu Ayyub Al-Anshari

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 14 Maret 2011 09:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Turki segera akan memugar makam pahlawan Islam penakluk Konstantinopel Khalid bin Zaid Abu Ayyub Al-Anshari.

Makam sahabat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam yang setiap harinya dikunjungi ratusan orang itu akan ditutup selama enam bulan masa perbaikan. Hanya jendela pengunjung saja yang tetap dibiarkan terbuka.

Perbaikan makam meliputi pelapisan bahan antikorosi, perbaikan hiasan dekorasi, perbaikan tegel keramik. Perbaikan plaster dalam dan luar bangunan, serta peremajaan kayu, besi dan lantai.

Menurut direktur pelaksana di Direktorat Museum Makam Istanbul Hayrullah Cengiz restorasi akan dimulai setelah kotak batu makam dipindahkan ke tempat yang aman.

“Kami ingin hasilnya sangat bagus dan diperkirakan proyeknya akan selesai dalam waktu enam bulan,” kata Cengiz.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Cengiz menekankan selain sebagai makam bersejarah, tempat yang dikenal sebagai Eyüp Sultan Türbesi itu juga mengandung nilai artistik yang sangat tinggi.

“Di makam terdapat banyak artifak yang merupakan pemberian banyak sultan mulai dari Sultan Ahmet II hingga Abdulhamid II. Kaligrafi hasil karya seniman ternama di masanya dan hasil karya para sultan sendiri juga dapat dilihat di sana. Eyüp Sultan bukan tempat yang hanya berharga bagi kita tapi juga bagi seluruh dunia Muslim,” tegas Cengiz.

Pada tahun 1925 ada larangan kunjungan ke makam karena kebijakan penutupan makam dan tempat bersejarah sejenisnya. Tahun 1950 dilakukan amandemen peraturan sehingga 19 makam bersejarah bisa dibuka lagi untuk umum. Makam pertama yang dibuka oleh Partai Demokrat adalah Eyüp Sultan, setelah ditutup selama 25 tahun. Renovasi menyeluruh Eyüp Sultan dilakukan pada tahun 1961.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jauhi Perdebatan yang Mencelakakan!
Tulisan selanjutnya Eropa Bekukan Aset Libya di 14 Bank Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?