Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengamat: Barat Demokratisasi Dunia Arab

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 Maret 2011 19:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Revolusi yang terjadi di Timur Tengah adalah proses demokratisasi yang dihembuskan Barat di semenanjung Arab.

Hamdan Basyar, pengamat Timur Tengah dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) menyampaikan hal ini pada talkshow Halaqah Islam dan Peradaban (HIP) edisi ke-28 di Jakarta, Minggu (20/3).

“Ini proyek demokratisasi oleh Barat,” ujar Direktur Eksekutif ISMES (Indonesian Society for Middle East Studies) tersebut di hadapan peserta yang memadati Auditorium Adhiyana, Wisma Antara.

Hamdan juga mempertanyakan situasi politik yang sebenarnya. “Apa benar telah terjadi revolusi di Timur Tengah?” katanya.

Dikuatkan oleh Jubir HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) Ismail Yusanto yang menilai bahwa Barat memiliki banyak kepentingan di semenanjung Arab. “Menjaga keseimbangan kekuatan antara Suni, Syiah, dan Zionis serta mengamankan suplai minyak,” sebutnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Juga kepentingan geopolitik yang lebih luas,” lanjut Ismail ketika berbicara pada diskusi yang mengangkat tema “Lonceng Kematian Rezim Boneka di Dunia Islam” ini.

Selain kedua tokoh di atas, pembicara lain pada talkshow gelaran HTI tersebut; Cholis Akbar (Pemimpin Redaksi Hidayatullah.com) yang diwakili Thoriq, Herry Nurdi (mantan Pemred majalah Sabili), dan Wachiduddin (pemerhati politik Islam dan Timur Tengah), juga menuding Barat sangat menginginkan sistem demokrasi bisa tegak di wilayah Arab.

Menurut Thoriq, pemberitaan di media massa pun digiring ke arah situ. “Opini syariat Islam di Timur Tengah coba ditutupi oleh media,” sahut lulusan Al-Azhar Mesir ini.

Herry Nurdi bahkan menganggap Wikileaks sebagai trigger Barat untuk perubahan politik di negara-negara Islam. “Yang seharusnya kebakaran jenggot Amerika, tapi kenyataannya tidak,” ujarnya.

Sementara Wachiduddin berpendapat bahwa aspek militer juga digunakan Barat untuk menancapkan taring demokrasinya di Timur Tengah. Dia setuju bahwa militer sebagai pemegang kunci revolusi telah di-setting oleh Barat  ketika ditanya Karebet Widjajakusuma, host acara yang mengupas “Prospek Islam Versus Demokrasi Kapitalis dalam Arus Revolusi Timur Tengah” ini.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakyat Mesir Setuju Amandemen Konstitusi
Tulisan selanjutnya Pertempuran di Yaman Tewaskan 20 Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

Berita
8 September 2026 14:00
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang

Terbaru

  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?