Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aksi Protes Pembakaran Quran Sebabkan 7 Staf PBB Tewas

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 2 April 2011 07:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–PBB mengatakan tujuh staf asing tewas dalam serangan hari Jumat (1/4) terhadap kompleks di Afghanistan utara setelah aksi protes menentang pembakaran kitab suci al-Quran berubah menjadi kekerasan balasan.

Menurut para pejabat Afghanistan, puluhan orang cedera. Dan pihak berwenang mengatakan setidaknya 25 orang ditangkap setelah serangan tersebut.

Pejabat-pejabat PBB mengatakan mereka yang tewas termasuk tiga staf asing PBB dan empat pengawal PBB asal Nepal di kompleks misi PBB di Mazar-e-Sharif, ibukota provinsi Balkh. Pejabat itu tidak menyebutkan berapa jumlah warga Afghanistan yang tewas dalam serangan itu.

Pejabat tertinggi PBB di Afghanistan, Stafan de Mistura, segera berangkat ke Mazar-e-Sharif.

Para pejabat Afghanistan mengatakan demonstran menyerbu kantor PBB dalam aksi protes terhadap pembakaran al Quran baru-baru ini oleh seorang pendeta Amerika di negarabagian Florida.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengutuk pembakaran al-Quran itu, dan meminta Amerika agar menyeret mereka yang bertanggungjawab ke pengadilan.

Lebih dari seribu demonstran turun ke jalan-jalan di Mazar-e-Sharif setelah shalat Jumat. Para pejabat Afghanistan mengatakan aksi protes di luar misi PBB itu dimulai secara damai, tetapi beberapa demonstran menyerbu petugas keamanan kompleks itu, membunuh mereka. Polisi mengatakan pengunjuk rasa lalu masuk gedung, membakarnya, dan membunuh pegawai PBB di dalamnya.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengutuk kekerasan itu dan menyebutnya sebagai “pengecut” dan “keterlaluan”.

Sebagaimana diketahui, hari Ahad (20/3), pendeta gereja Evangelis melakukan aksi pembakaran al-Qur`an setelah pihak gereja Florida, Amerika Serikat (AS) menanggap al-Qur`an sebagai buku ‘pedoman kejahatan’.

Aksi pembakaran ini dilakukan di sebuah gereja kecil di Florida oleh pastor Wayne Sapp, dibawah pengawasan pendeta Terry Jones yang bulan September tahun lalu juga bermaksud melakukan hal yang sama.

Presiden Amerika Barack Obama mengutuk serangan itu dalam istilah yang paling keras dan menyatakan belasungkawa kepada para korban dan keluarga mereka. Sayang Obama hanya mengecam dampak dari aksi, bukan memberi sanksi aksi-aksi yang menjadikan umat Islam bereaksi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistanold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islam Sebagai Alternatif Politik
Tulisan selanjutnya Menhan Amerika Tolak Keterlibatan Pasukan Darat di Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?