Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Kerahkan Pesawat Pengintai ke Libya

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 22 April 2011 09:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Pertahanan Robert Gates mengatakan penggunaan pesawat ini telah disetujui oleh Presiden Barack Obama dan akan membantu operasi militer.

Pesawat pengintai Amerika pernah digunakan untuk mencari sasaran pejuang di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan.

Pemberontak Libya menghadapi pasukan Kolonel Gaddafi sejak Februari lalu namun belum banyak mencapai kemajuan.

“Presiden Obama mengatakan kami memiliki kemampuan unik, dan ia mau menggunakan pesawat itu,” kata Gates dalam jumpa pers.

Ia mengatakan dua pesawat pengintai bersenjata tersedia bila diperlukan NATO.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gates menyanggah bahwa pengerahan pesawat itu merupakan bukti bahwa tidak ada rencana Amerika mengerahkan bantuan darat di Libya.

Ia mengatakan langkah itu merupakan bantuan untuk operasi militer.

Jendral James Cartwright, wakil ketua Angkatan Bersenjata mengatakan misi pertama telah dilakukan hari Kamis namun dibatalkan karena cuaca buruk.

Ia mengatakan pesawat pengintai yang dapat terbang lebih rendah dari pesawat tempur biasa cocok untuk daerah-daerah terpencil karena memiliki kemampuan mencari sasaran tank dan sasaran lain.

Pos perbatasan dikuasai

Sebelumnya, pemberontak Libya menguasai pos perbatasan dengan Tunisia setelah pasukan pemerintah Libya melarikan diri, menurut sejumlah laporan.

Langkah itu merupakan kemajuan kelompok pemberontak di kawasan barat negara itu.

Para pemberontak di Misrata mengklaim mereka menemukan bom curah namun pemerintah Libya sejauh ini menyanggah tuduhan itu.

BBC mengatakan wartawannya melihat bom curah itu dan para dokter mengatakan bom itu menyebabkan luka parah. Sejumlah warga sipil kehilangan lengan atau kaki mereka.

Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon meminta pemerintah Libya untuk “menghentikan perang dan membunuh orang”.

Ia mengatakan prioritas PBB adalah mengupayakan gencatan senjata agar bantuan dapat disalurkan dan diselenggarakannya dialog politik.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din: Muhammadiyah Bukanlah Kelompok Minimalis, Tapi Proporsionalis
Tulisan selanjutnya Dianggap Melelahkan, Bibel pun Dibuat Rasa Majalah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied

Berita
12 September 2026 16:49
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Terbaru

  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?