Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muammar Qadhafi Tak Hadiri Pemakaman Putranya

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 3 Mei 2011 09:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin terkuat Libya, Kolonel Muammar Qadhafi tak menghadiri pemakaman putrranya, Saiful Arab (29), dan tiga cucu Qadhafi yang  tewas dalam serangan roket NATO hari Sabtu.   Pemakaman  dihadiri ribuan orang dan dijaga oleh pesawat NATO yang berpatroli di udara.

Saat peti jenazah Saif yang dibungkus bendera hijau Libya dimasukan keliang lahat, banyak orang yang berteriak menuntut balas atas kematiannya.

Qadhafi tidak menghadiri pemakaman Saiful Arab tetapi dua anak lelaki lainnya, Saiful Islam dan Mohammad menghadiri upacara pemakaman dengan menggunakan pakaian tradisional Libya.

Dua anak lelaki Qadhafi itu tiba dengan kawalan kendaraan bersenjata lengkap dan terlihat penuh emosi saat jenazah adiknya dimakamkan.  Kediaman Kolonel Qadhafi dilaporkan dalam keadaan yang rusak parah akibat serangan tersebut.

Pejabat Libya menyatakan Qadhafi dan istrinya sebenarnya ada di kediamannya di Bab al-Aziziyah ketika serangan berlangsung Sabtu malam, tetapi mereka bisa melarikan diri dengan aman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

NATO mengakui adanya serangan di Tripoli tersebut, tetapi membantah kalau mereka memburu Qadhafi untuk memecahkan kebuntuan yang berlangsung diantara pasukan yang setia kepada Qadhafi dengan pemberontak yang ingin menggulingkannya dari kekuasaan.

Sebelumnya, Saif lolos dari serangan udara AS yang menargetkan tempat persembunyian ayahnya di Tripoli pada tahun 1986. Dua puluh lima tahun kemudian, putra pemimpin Libya termuda kedua ini dilaporkan tewas dalam serangan udara NATO.

Saiful Arab  merupakan salah satu anak Qadhafi yang paling menonjol karena selalu dinilai tidak memiliki kecenderungan politik atau militer yang jelas. Sayangnya, pria yang menghindari persaingan dan kekuasaan itu justru tewas di tangan sekutu Amerika dan koalisi Barat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:LibyaObamaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Usamah Dinilai Sosok Penyeimbang Hegemoni Amerika
Tulisan selanjutnya AlBayyinat Kecewa Pernyataan Pengurus MUI Soal Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?