Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sopir Bersikap Aneh Saat Tokoh Oposisi Tunisia Dibunuh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Februari 2013 19:03 7:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Februari 2013 19:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Wartawan Tunisia Nadia Daud hari Rabu (6/2/2013) mengungkapkan penjelasan mengejutkan tentang peristiwa pembunuhan tokoh oposisi Tunisia ketua partai Uni Nasional Demokratik Syukri Belaid.

Jurnalis wanita itu menunjuk keanehan yang terjadi pada sopir Belaid, di mana orang tersebut tidak terlihat gemetar, berteriak ataupun pingsan saat pembunuhan itu terjadi, lansir Al-Arabiya.

Nadia Daud yang menyaksikan peristiwa pembunuhan itu mengatakan bahwa dia tinggal di gedung yang sama dengan Belaid. Tempat tinggalnya berada di lantai empat sedangkan Belaid di lantai pertama.

Kepada radio Tunisia Express FM Daud menceritakan sambil menangis bahwa dirinya sedang berdiri di atas balkon ketika melihat sopir Belaid menanti majikannya di mobil seperti kebiasaannya setiap hari.

Seseorang terlihat mendekati sopir Belaid, berbicara dengannya, kemudian pergi sebelum Belaid muncul dan meninggalkan rumahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kemudian terlihat sebuah sepeda motor yang ditumpangi oleh dua orang melintas. Mereka mendekati Belaid dan membuka pintu mobilnya. Seorang pria bersenjata dari atas motor menembak Belaid satu kali dalam tembakan pertama. Orang itu kemudian kembali menarik pelatuk dan menembak Belaid tiga kali lagi.

Menurut Daud, tembakan pertama diarahkan ke bagian torso Belaid. Tembakan selanjutnya mengarah ke dada dan perut tokoh oposisi Tunisia itu.

Daud mengaku tidak bergerak cepat untuk mengambil kameranya dan mengabadikan peristiwa itu. Namun, saat ambulan datang di tempat kejadian, dia berhasil mengambil senjumlah gambar.

Jurnalis perempuan itu menaruh curiga kepada sopir Belaid, sebab sikapnya kelihatan sangat aneh atas pembunuhan majikannya yang terjadi di depan matanya.

Daud juga mengaku belum memberikan keterangan resmi kepada polisi sebagai saksi, sebab dirinya kehilangan kepercayaan terhadap institusi polisi di Tunisia.

Belaid, tokoh aliran kiri yang dikenal sebagai pengkritik keras pemerintahan Islam Tunisia, tewas di depan rumahnya pada hari Rabu kemarin. Belaid aktif merekrut para mahasiswa di perguruan-perguruan tinggi untuk melawan kebangkitan pengaruh Islam di Tunisia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Standarisasi Halal Sebaiknya hanya Satu Pintu
Tulisan selanjutnya Pakai Baju Terawang Sarah Netanyahu Dihujani Kritik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Berita
21 Juli 2026 22:15
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?