Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

E-mail Skandal Diobok-Obok, Jenderal John Allen Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2013 07:57 7:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Februari 2013 07:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jenderal John Allen komandan tertinggi pasukan Amerika Serikat di Afghanistan memilih untuk pensiun, hanya beberapa pekan sebelum ditunjuk sebagai pimpinan militer NATO.

Dilansir The Guardian Selasa (19/2/2013), Presiden Barack Obama mengumumkan dalam sebuah pernyataannya bahwa dia menerima permintaan Allen untuk pensiun dengan alasan agar “bisa memberikan perhatian pada masalah kesehatan di dalam keluarganya.”

Keputusan mundur dan menolak menjadi pimpinan militer NATO diambil Allen menyusul penyelidikan memalukan yang dilakukan oleh Pentagon atas akun surat elektroniknya, sehingga mengungkap hubungan mesranya dengan seorang wanita bersuami. Penyelidikan Pentagon itu terkait kasus skandal seks direktur CIA David Petraeus, yang akhirnya mengundurkan diri.

Kepada Washington Post Allen mengatakan, penyelidikan kasus itu menambah penderitaan istrinya yang sedang sakit-sakitan, mengidap berbagai macam penyakit termasuk kelainan sistem imun.

“Selama lebih dari 35 tahun, Kathy tercinta setia mendampingi saya sehingga saya bisa mengabdikan diri kepada negara,” kata Allen saat mengumumkan pengunduran dirinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pencalonan diri Allen sebagai komandan militer tertinggi NATO sempat ditangguhkan pada bulan Nopember tahun lalu, menyusul penyelidikan FBI atas skandal seks Petraeus dengan penulis biografinya Paula Broadwell, yang kemudian menyeret nama Allen dan seorang wanita lain.

Seorang wanita sosialita asal Tampa bernama Jill Kelley diketahui mengirimkan e-mail kepada Allen, berisi keluhan atas Broadwell yang mengiriminya surat ancaman agar menjauhi David Petraeus. Tampa adalah kota di mana kedua pejabat militer AS itu pernah bertugas.

Penelusuran lebih lanjut menunjukkan, Allen dan Kelley ternyata sudah menjalin komunikasi erat sejak lama lewat ribuan e-mail. Pentagon mengatakan, isi surat-surat elektronik mereka sebagian merupakan e-mail bernada rayuan seksual dan intim.

Meskipun penyelidikan lebih lanjut oleh Departemen Pertahanan AS itu membebaskan Allen dari tuduhan pelanggaran etika militer apapun, namun terbongkarnya hubungan Allen dengan Kelley terlanjur membuat malu komandan perang teritinggi Amerika Serikat di Afghanistan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota DPR: Harusnya hanya LSM ‘Abal-abal’ yang Khawatir RUU Keormasan
Tulisan selanjutnya Dinilai Rendahkan Eksitensi Umat Islam, KAMMI akan Tuntut Metro TV

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?