Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Syafii Maarif: Indonesia Dipimpin Orang Bingung

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 26 Mei 2011 10:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menjadi tak salah memang jika masyarakat menganggap era Presiden Soeharto lebih baik dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seperti hasil survei Indo Barometer belum lama ini. Di mata mantan Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif, hal itu sebagai bentuk kerinduan rakyat yang merasakan kehidupan sehari-hari saat ini yang semakin sulit.

Menurut Syafii , kerinduan terhadap kondisi saat Orde Baru dirasakan dari sisi pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat.

Ia menilai pemimpin saat ini terlalu sibuk untuk mengedepankan citranya, dan tidak subtantif untuk melakukan perubahan. Soeharto diakuinya memang merupakan seorang presiden yang otoriter dan terkesan kejam.

“Sedangkan, SBY dalam kesehariannya halus, mengedepankan citra, kalau berbicara sangat memesona. Tetapi tidak berbuat,” ujar Syafii, di Jakarta, Rabu (25/5).

Selain itu, ia menambahkan SBY lebih banyak mengurusi partai dan konflik internalnya. Bahkan, ia juga melihat perjalanan orde reformasi, dari kiprah Megawati hanya sebentar, Gus Dur pun begitu, hingga SBY.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Meski masanya lebih panjang, lebih dari lima tahun, SBY justru dilihat tampak bingung dengan dirinya dan partainya.

“Jadi kita ini dipimpin orang bingung,” ujar Syafii.

Dialog yang berlangsung di kantor PP Muhammadiyah tersebut juga dihadiri salah seorang anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Abubakar.

Dalam kesempatan tanya jawab dengan Syafii, Agus mengatakan Presiden sulit untuk berbuat banyak karena terkerangkeng sistem. Bahkan, ia mengatakan, saat menyusun kabinet Indonesia Bersatu II, banyak tuntutan terhadap Presiden.

“Saya menemani Presiden hingga larut malam. Di situ bahkan ada parpol koalisi yang mengancam untuk keluar jika tidak memasukkan nama-nama menteri yang diajukan,” ujar Agus.

Ia pun mengatakan Presiden sebenarnya enggan untuk koalisi dengan banyak partai, namun sistem yang ada memaksanya untuk berkoalisi.

Mendengar pernyataan dan pertanyaan Agus, Syafii menjawab tak seharusnya seorang pemimpin terkerangkeng sistem. Syafii mengatakan seorang pemimpin harus berani mendobrak sistem dan menciptakan sistem baru.

“Tapi sebenarnya, seorang pemimpin yang bertindak, tidak perlu dipenjara oleh sistem itu. Dia (SBY) seakan-akan dikerangkeng sistem. Dia tidak bisa melakukan itu (mendobrak),” ujar Syafii.

Syafii juga mengkritik pernyataan SBY yang menyindir tokoh lintas Agama bahwa jangan hanya mencerca. Hal itu menurutnya, menunjukkan SBY sulit bertindak dan hanya mengeluh.

“Kritik kami sampaikan, juga sudah pikirkan jalan keluar. Ada enam yang kami sampaikan, tetapi kok tidak bertindak,” jelas Syafii.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateSyafi'i Ma'arif
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Resah Perwira Militer Pakistan Diajarkan “Anti Amerika”
Tulisan selanjutnya Dewan Da’wah Luncurkan Program “Sejuta Umat Tak Cukup Satu Da’i”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?