Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ulil Abshar Tak Ingin Politik Gaya Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2011 09:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Dalam dialog di acara Apa Kabar Indonesia Pagi yang tayang live di tvOne pagi, Selasa (31/5) tadi, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat yang juga tokoh Islam liberal di Indonesia, Ulil Abshar Abdalla, tampak terpojok dengan argumentasinya sendiri.

Pada dialog itu, hadir juga pengamat politik Ikrar Nusa Bakti dan pengurus DPP Partai Golkar Indra J. Piliang.

Indra dalam salah satu pernyataannya sempat menyatakan ketidaksetujuannya atas sejumlah sikap Presiden Yudhoyono yang kerap menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan partai, bahkan untuk sekedar mencurahkan isi hati (hati).

“Saya juga menyayangkan, kenapa Pak SBY sering memanfaatkan fasilitas negara untuk mengurus urusan partai,” kata Indra.

Pernyataan Indra itu langsung ditanggapi sigap oleh Ulil. Menurut Ulil, Pak SBY tidak menggunkana fasilitas negara untuk kepentingan partai.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Urusan partai selalu lebih banyak dibahas di Cikeas,” kata Ulil membela bosnya.

Mendengar itu, Indra langsung menyebutkan sejumlah bukti tindakan SBY yang kerap menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan partai.

Termasuk Indra juga mengungkap udangan SBY ke Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD beberapa waktu lalu, untuk hadir di istana menjelaskan ihwal kemelut yang menimpa Nazaruddin yang ketika itu masih menjabat sebagai bendahara partai.

Mendengar penjelasan itu, Ulil pun bungkam. Tak ada sepatah kata pun yang terucap dari mulutnya.

Di kesempatan yang sama, Ulil juga sempat mengapresiasi saran Ikrar Nusa Bakti agar pihak pihak yang terkait agar polisi segera memerika siapa di balik “SMS Nazaruddin”, yang berisi ancaman akan membongkar bopeng Partai Demokrat.

Ikrar mengatakan, pelacakan nomor pengirim SMS sangat mungkin dilakukan untuk menemukan titik terang siapa sebenarnya dalang dari pesan singkat dari nomor
+65843939xx yang kini membuat partai berlambang mercy yang tengah menghadapi masalah ini. 

“Di Singapura, saya pernah ngurus untuk punya nomor sana, itu harus pakai paspor. Jadi sangat mungkin ini bisa dilacak,” kata IKrar.

Ulil kemudian menimpali, dengan pelacakan siapa pemiliki nomor tersebut, ia menilai masalah SMS ini bisa ditemukan dan ungkap sejelas-jelasnya.

Ulil mengatakan, SMS black campaign semacam itu sesungguhnya adalah hal biasa dalam dunia politik. Kata dia, di Amerika aksi aksi hal semacam itu bahkan lebih mengerikan lagi.

Namun menurut Ulil, cara cara itu tidak tepat untuk diterapkan di Indonesia.

“Di Amerika juga banyak praktik SMS seperti itu, bahkan lebih hebat. Tapi rasanya itu tidak cocok untuk diterapkan di sini,” katanya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikhwan Tak Akan Paksakan Hukum Islam di Mesir
Tulisan selanjutnya Juni ini, Blitar Tutup Tiga Lokalisasi Maksiat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?