Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiga Tentara NATO Tewas di Afghanistan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 6 Juni 2011 10:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tiga tentara asing tewas di Afghanistan pada Ahad (5/6). Dua tentara tewas akibat helikopter mereka jatuh di timur. 

Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan persekutuan Pertahanan Atlantik Utara NATO, mengatakan bahwa penyebab kecelakaan tersebut sedang diselidiki, tapi ada ada tanda tembakan musuh di daerah tersebut pada saat itu.

Sejalan dengan kebijakannya, ISAF tidak merinci kejadian itu atau mengungkapkan negara asal tentara korban tersebut.

Sementara itu, di Afghanistan selatan, tentara lain tewas akibat serangan pejuang.

Kematian di selatan dan timur itu terjadi saat Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates mengunjungi Afghanistan untuk kunjungan perpisahan ke pasukan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekitar 130.000 tentara asing pimpinan Amerika Serikat di Afghanistan memerangi pejuang Taliban, yang telah berlangsung hampir 10 tahun sejak serbuan pimpinan negara adidaya itu pada 2001 menumbangkan pemerintah mereka di Kabul. 

Taliban memerintah sejak 1996 dan serbuan itu dilakukan sesudah Taliban menolak menyerahkan pemimpin al-Qaidah Usamah bin Ladin, yang Amerika Serikat tuduh menjadi otak serangan atas negara adidaya itu pada 11 September tahun tersebut. 

Kematian itu membuat jumlah tentara asing tewas di negara terkoyak perang tersebut menjadi sedikit-dikitnya 228 pada tahun ini, kata laman mandiri iCasualties.org.

Sekitar 2.509 tentara asing tewas di Afghanistan sejak itu, dengan Amerika Serikat berada di urutan pertama jumlah korban dengan 1.605 orang, diikuti Inggris (369), Kanada (156), Prancis (59), Jerman (53), Denmark (40), Italia (36), Spanyol (30), Polandia (26), Belanda (25), Australia (24), dan negara lain dari sekutu 43 negara tersebut.

Korban tewas tentara asing pada April dan Mei tahun ini berjumlah 110 orang -51
dalam April dan 59 pada Mei-, kata iCasualties.org.

Angka keseluruhan naik dari 85 pada masa sama pada tahun lalu dan merupakan angka kematian tertinggi untuk April dan Mei sejak awal perang itu pada ahir 2001.

Angka itu muncul beberapa pekan sebelum dimulai rencana serah terima tanggung jawab keamanan dari tentara asing ke pasukan Afghanistan di tujuh wilayah lebih aman Afghanistan sejak Juli.

Pasukan Afghanistan dijadwalkan memimpin keamanan di seluruh negeri tersebut pada 2014, yang memungkinkan penarikan seluruh pasukan tempur asing.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Markas Italia di Afghanistan Diserang
Tulisan selanjutnya Gema Salam akan Adakan Tabligh Akbar “Tolak” Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?