Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

PBB Peringatkan Tingkat Pengangguran Gaza 45 Persen

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 14 Juni 2011 07:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tingkat pengangguran di Jalur Gaza mencapai 45,2 persen pada akhir 2010, salah satu yang tertinggi di dunia, menurut laporan Badan PBB untuk pengungsi Palestina yang dirilis pada Selasa (14/6).

Angka pada semester kedua 2010, sedikit membaik dibandingkan tingkat 45,7 persen selama periode yang sama 2009, tapi itu meningkat dari semester pertama 2010, ketika ledakan pembangunan sementara mendorong pekerjaan.

UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina, mengatakan, angka-angka menunjukkan krisis yang sedang berlangsung di Gaza dan pengaruh berkelanjutan dari blokade Israel di wilayah pesisir.

“Ini adalah tren yang mengganggu,” kata juru bicara UNRWA Chris Gunness, mengacu pada kedua angka pengangguran dan statistik yang menunjukkan bahwa upah riil terus menurun.

Dia mengatakan “sulit untuk memahami logika” dari blokade Israel.
Ia mengatakan,  “Israel sengaja memiskinkan begitu banyak dan mendorong ratusan ribu orang yang berpotensi produktif ke sebuah kehidupan miskin.”

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Israel memberlakukan blokade di Jalur Gaza pada 2006, setelah tentara Israel Gilad Shalit diculik sekelompok militan berbasis di Gaza. Israel memperketat pembatasan setahun kemudian, ketika Hamas menguasai daerah kantong.

Blokade ini sedikit mengendur pada Juli 2010, karena tekanan internasional meningkat pada Israel, setelah sembilan aktivis Turki tewas dalam serangan Israel terhadap armada kecil kapal bantuan untuk mencapai Gaza.

Israel mengatakan blokade diperlukan untuk mencegah Hamas dari pergerakan senjata, uang dan orang-orang masuk dan keluar dari Gaza, tetapi Gunness mengatakan blokade tidak melemahkan Hamas.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa sejak 2007, Hamas telah mampu meningkatkan pekerjaan publik dengan sekitar seperlima,” katanya, mencatat bahwa pekerjaan sektor swasta telah menghilang pada periode yang sama.

“Jika tujuan kebijakan blokade adalah untuk melemahkan pemerintahan Hamas, angka pekerjaan publik menunjukkan ini telah gagal,” tambah Gunness.

“Tapi itu tentu telah sangat berhasil, dalam menghukum, menjadikan termiskin dari yang miskin di wilayah Timur Tengah.”

Gunness mengatakan, tingkat pengangguran yang tinggi juga meningkatkan tekanan pada UNRWA, yang membantu 1,1 juta orang di Gaza. Badan itu mengatakan, jumlah yang “miskin”, yang berpenghasilan kurang dari 1,60 dolar AS per hari, telah meningkat tiga kali lipat sejak blokade diberlakukan, menjadi 300.000 orang, demikian AFP melaporkan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Delapan Mesin Jet Tempur Zionis-Israel Dicuri
Tulisan selanjutnya Pada 2012 Kemiskinan di Indonesia Diperkirakan Meningkat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Terbaru

  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?