Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Memalukan, Biaya Perang AS dari Hutang!

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 2 Juli 2011 17:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekelompok ahli Amerika Serikat yang terdiri dari 20 pakar ekonomi, antropologi, politik dan pengacara berusaha mencari tahu berapa biaya perang melawan teror yang teah dikeluarkan Gedung Putih sejak pasca peristiwa serangan 11 September 2011 atas kompleks gedung World Trade Center New York.

Profesor antropologi dari Universitas Brown, Catherine Lutz, mengatakan bahwa mereka ingin memberikan gambaran terperinci mengenai harga perang yang harus dibayar Amerika dan dunia.

“Tujuan dari proyek penelitian ini adalah, kami ingin memberikan tambahan informasi ke ruang publik, khususnya di sini di Amerika, di mana angka-angka yang muncul sering tidak tepat, baik dalam soal jumlah korban perang maupun biaya yang dikeluarkan,” kata Lutz dikutip Deutsche Welle (01/7).

Biaya yang dihitung dilihat dari aspek ekonomi dan juga aspek manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Termasuk biaya yang harus ditanggung pasca perang.

Dari hasil penelitian diketahui bahwa perang di Afghanistan, Iraq dan pakistan telah memakan korban nyawa 225.000 orang meninggal dunia. Selain itu, Amerika Serikat telah mengeluarkan 3,2 hingg 4 trilyun dolar sebagai ongkos perang, belum termasuk bunga hutang akibat pengeluaran selama perang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Angka diatas termasuk untuk santunan serta pelayanan medis bagi para veteran dan cacat veteran. Jika perang berlanjut, maka Amerika harus mengeluarkan biaya tambahan lagi sebesar 450 milyar dolar hingga tahun 2020. Pengeluaran tambahan ini akan tergantung pada sejauh mana keterlibatan Amerika di Afghanistan.

Di Irak dan Afghanistan lebih dari 137 ribu rakyat sipil terbunuh. Sebanyak 31 ribu tentara atau tentara bayaran Amerika dan sekutunya tewas. Perang di tiga negara itu memaksa 7,8 juta orang di Irak, Afghanistan dan Pakistan mengungsi.

Hal paling memalukan, ternyata hampir seluruh biaya perang yang dikeluarkan negara kaya Paman Sam sumber dananya berasal dari hutang. Sampai saat ini Amerika Serkat telah membayar bunga hutang sebesar 185 milyar dolar untuk biaya perang, dan 1 trilyun dolar lainnya harus dibayar hingga tahun 2020.*

Keterangan foto: Presiden AS Barack Obama sedang berbicara dengan komandan pasukan AS di Afghanistan Stanley McChrystal yang diberhentikan Washington pada pertengahan tahun 2010.[epa]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Tolak Sanksi Sepihak AS Atas Suriah
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Diambang Kebangkrutan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?