Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Didiskriminasi, Muhammadiyah Siap Dukung Prita

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juli 2011 05:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengaku prihatin dengan putusan kasasi Mahkamah Agung yang mengabulkan jaksa terhadap kasus Prita Mulyasari. Din menilai, putusan MA telah mencederai rasa keadilan.

“Rasa keadilan pribadi saya terusik dengan adanya putusan MA. Menurut saya ini adanya diskriminasi, adanya keberpihakan kepada kepentingan bisnis,” ujar Din saat menerima Prita di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa, 12 Juli 2011.

Menurutnya, putusan tersebut sangat mencederai rasa keadilan. Ia secara tegas siap membantu Prita dalam menghadapi proses hukum selanjutnya.

Din menyatakan, Prita tidak sendirian. “Saya, bersama organisasi masyarakat, bersama Muhamadiyah, bersama organisasi kepemudaan, dan semua rakyat ingin membantu Mbak Prita dalam mengajukan PK ini. Jadi Mbak Prita tidak tanda tangan-PK nya sendiri. Ini sebagai bukti terusiknya rasa keadilan kepada masyarakat,” tutur Din.

Dia berjanji akan memobilisasi seluruh organisasi di bawah naungan Muhammadiyah untuk membantu secara moril untuk Prita. “Jika Mbak Prita butuh dukungan tanda tangan untuk dijadikan lampiran, baik dari ormas, tokoh individu, dan lain-lain, warga Muhamadiyah siap membantu. Saya bisa kerahkan,” tegasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dia juga menyentil penegak hukum yang dinilainya teks book dalam menerapkan hukum. Apalagi yang melibatkan rakyat kecil. “Saya juga ingin mengetuk hati nurani penegak hukum agar bersikap adil. Agar hakim tidak terpaku pada hukum teks semata,” ucapnya.

Pertemuan itu dihadiri beberapa perwakilan organisasi sayap Muhammadiyah, antara lain Aisyiyah, Badan Musyawarah Organisasi Wanita Islam Indonesia, Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, serta Komite Nasional Pemuda Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Prita mengucapkan terima kasih atas dukungan yang besar dari Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan warga Muhammadiyah. “Saya juga ucapkan terimakasih atas tawaran bantuan dari teman-teman  Pak Din, semoga perkara hukum saya ini berlangsung cepat dan baik. Semoga ini jadi barokah dan jadi berkah hukum di Indonesia. Biarkan saya menjadi pemicu dalam kasus ini, agar tidak muncul kasus-kasus seperti ini lagi,” katanya.

Secara terpisah, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar enggan menanggapi putusan kasasi terhadap Prita Mulyasari. Patrialis justru mengusulkan, ke depannya bila ada perkara bisa diselesaikan dengan mediasi, tidak perlu bermuara sampai penjara.

“Ini konsep berbeda dengan putusan MA. Sekali lagi saya tidak mau mengomentari putusan MA,” kata Patrialis, Selasa (12/7). Menurut dia, konsep itu akan masuk pada RUU KUHP dan RUU Peradilan Anak. “Karena kita bicara masalah hati dan kemanusiaan,” ujarnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demonstran Mesir Tolak Tawaran Reshuffle Kabinet
Tulisan selanjutnya Menag Minta PTAIN Jangan Keluar ‘Khittah’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?